suaramedannews.com,Medan- Pelaksanaan acara merdang-merdem kerja tahun Kuta Medan yg di laksanakan setiap tahunnya di kota Medan telah melukai kebudayaan Karo itu sendiri .Hal ini di tegaskan sekjend DPP CIC Jupiter sembiring kepada awak media di Medan . Rabu , 16/08/23.
Acara budaya masyarakat Karo tersebut identik dengan pendiri atw simantek Kuta(dalam bahasa Karo) yg mana pendiri kota Medan adalah GURU PATIMPUS PELAWI,dlm hal ini inisiator dan pelaksana tidak memperhatikan hal tsb dan tidak menggali lebih dalam tentang kebesaran tokoh pendiri kota Medan baik dari segi silsilah maupun dari segi budaya itu sendiri.
Acara yg di biayai oleh anggaran dari pemda kota Medan dan sumbangan dari masyarakat Karo. pelaksanaannya ini terkesan tidak mencerminkan budaya Karo dan ketokohan GURU PATIMPUS PELAWI sebagai pendiri kota Medan,Sembiring menyerukan kepada pemerintah kota Medan agar meneliti kembali inisiator dan pelaksana acara tsb agar di tahun – tahun yang akan datang lebih menyentuh sasaran , untuk melestarikan budaya Karo pada umumnya dan khususnyaGURU PATIMPUS PELAWI .
Silsilah PELAWI di kota Medan harus digali lebih dalam agar masyarakat bisa lebih mengenal pendiri kota Medan itu sendiri,CIC juga akan terus memantau dan menginvestigasi pelaksanaan acara tersebut agar lebih menyentuh nilai – nilai budaya Karo.
( Ag/Sp )