suaramedannews.com,LANGKAT-SUMATERA UTARA– Barisan Bobby Nasution Indonesia (BBN Indonesia) mendampingi Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dalam kunjungan kerja ke daerah terpencil, Dusun 2 Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, pada Senin, 21 Juli 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk menjangkau masyarakat di wilayah pelosok dan mendengarkan langsung aspirasi mereka.
Rombongan BBN Indonesia, yang dipimpin oleh Ketua Umum Ricky Rizaldi Rangkuti, S.E., dan didampingi Sekjend Rio Afandi Siregar, S.Sos, MH., turut serta dalam pengawalan Gubernur.
Kehadiran BBN Indonesia ini menunjukkan komitmen organisasi tersebut dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam interaksi langsung dengan warga, Ricky Rizaldi Rangkuti menyempatkan diri untuk berdialog dan menyerap berbagai keluhan. Salah satu masalah krusial yang diungkapkan oleh Marzuki, pengurus Koperasi Merah Putih bidang Usaha, adalah kesulitan beberapa masalah yang dihadapi masyarakat di Pulau Kampai. Diantaranya masalah listrik yang sering padam, Puskesmas yang tidak memiliki dokter tetap, hanya ada Bidan. Kemudian akses jalan yang masih rusak. Keluhan berikutnya adalah untuk sektor pertanian, perlunya pengairan untuk persawahan yaitu perlu dibangun sumur bor. Karena selama ini mereka hanya mengharapkan dari tadah hujan.
“Setidaknya tolonglah kami dibuatkan sumur bor,” pinta Marzuki, mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat Pulau Kampai akan infrastruktur air untuk dipersawahan mereka.
Keluhan ini menyoroti tantangan dasar yang masih dihadapi oleh sebagian masyarakat di daerah terpencil.
Menanggapi keluhan tersebut, Ricky Rizaldi Rangkuti dengan tegas menyatakan komitmen BBN Indonesia untuk membantu menyampaikan masalah tersebut kepada Gubernur Sumut.
“Kami akan segera membantu melakukan komunikasi kepada pihak-pihak terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Ricky, memberikan harapan kepada warga bahwa aspirasi mereka akan ditindaklanjuti.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga menjadi momentum bagi pemerintah provinsi dan berbagai pihak terkait untuk segera merumuskan solusi konkret.
Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Pulau Kampai menjadi prioritas yang perlu segera ditangani guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. (Anto/Red)