Desa Pematang Johar Di Canangkan Sebagai Kampung Reforma Agraria Oleh Pemkab Deliserdang dan BPN

 

Sekda Deliserdang H Darwin Zein menyerahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Obyek Landreform kepada salah seorang masyarakat ( Dok. Dinas Kominfo Deliserdang / Suaramedannews.com )

Suaramedannews.com, Deliserdang – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara melalui BPN Kabupaten Deliserdang bekerjasama dengan Pemkab Deliserdang gelar acara Pencanangan Desa Pematang Johar sebagai Kampung Reforma Agraria sekaligus Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Obyek Landreform di Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhandeli, Kamis (2/6/2022)

Acara yang dirangkai dengan pelepasan burung merpati, pembukaan tirai gapura Kampung Reforma Agraria, penaburan bibit ikan lele dan peletakan batu pertama galeri batik, dihadiri Kakanwil BPN Prov Sumatera Utara Askani SH MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang H Darwin Zein SSos, Kepala BPN Deliserdang Drs Fauzi, Camat Labuhandeli Eddy Siregar SSTP dan Kades Pematang Johar Sudarman SPd.

Sekda Deliserdang dalam sambutannya mengatakan, secara fundamental reforma agraria memberikan program-program yang dapat menuntaskan masalah kemiskinan, memberi pengakuan hak atas tanah yang dimiliki baik secara pribadi, negara, dan tanah milik umum yang pemanfaatannya untuk memenuhi kepentingan masyarakat.

Sekda juga mengucapkan terimakasih atas atensi dan perhatian dari Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Deliserdang, yang telah bekerja sama dalam mewujudkan terbentuknya kampung reforma agraria yang pada hari ini telah kita laksanakan pencanangannya dan sekaligus penyerahan sertifikat redistribusi tanah objek landreform.

“Kepada masyarakat Desa Pematang Johar untuk dapat memberdayakan tanahnya dengan optimal dan dapat memberikan kreasi dan inovasi terhadap program yang akan dijalankan kedepan, agar kesejahteraan masyarakat lebih meningkat sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di Desa Pematang Johar yang artinya berkurang juga angka kemiskinan di Kabupaten Deli Serdang,” harap Sekda.

Selanjutnya Sekda menambahkan, Camat dan Kepala Desa agar terus bekerja sama dalam membantu mewujudkan program reforma agraria tahun anggaran 2022.

Sekda menyebutkan ada sebanyak 1.250 bidang redistribusi tanah dan sebanyak 200 KK dari pemberdayaan tanah masyarakat yang merupakan bagian dalam terciptanya kampung reforma agraria ini.

Sementara Kakanwil BPN Sumatera Utara Askani SH MH mengatakan agar semua tanah yang ada di Desa Pematang Johar ini bersertifikat. Sawah yang ada di Desa ini juga harus dipertahankan ,jangan pernah tergoda untuk mengganti dengan tanaman yang lain.

Pemerintah juga akan mempertahankan ketersediaan lahan sawah ini dengan program lahan sawah yang dilindungi dan tidak boleh berubah fungsinya harus tetap menjadi sawah sehingga ketahanan pangan tetap terjaga, ujar Askani.

Sebelumnya, Kepala BPN Deli Serdang Drs Fauzi pada laporannya menjelaskan Pencanangan Kampung Reforma Agraria dan Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Landreform tahun 2021 dengan jumlah 130 bidang dan 90 bidang telah diserahkan kepada masyarakat dalam rangka pemberdayaan ekonomi sebagai jaminan perbankan, dan sisa 40 bidang lagi hari ini diserahkan kepada masyarakat pemiliknya.

(Reporter:Amri Harahap/Editor:Indra Matondang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *