Kasus Pipa Bocor Milik PT. SMGP di Madina Ditarik Ke Polda Sumut

Suaramedannews.com, Sumatera Utara – Kasus diduga keracunan gas dari pipa yang bocor milik PT SMGP 47 warga Mandailing Natal ditarik ke Polda Sumut.

“Penyelidikan kasus bocornya gas di PT SMGP ditarik ke Polda,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Senin (14/03/2022).

Hadi belum menjelaskan secara detail total jumlah saksi yang telah diperiksa. Dia menyebut saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan.

“Penyelidikan,” sebut Hadi.

Sebelumnya, Kapolres Madina mengatakan 47 warga Madina pingsan diduga menghirup gas hidrogen sulfida (H2S).

“Diduga H2S,” kata Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq saat konfirmasi, Senin (07/03/2022).

Kapolres Madina juga mengatakan peristiwa ini terjadi di sekitar PT SMGP. Peristiwa ini juga pernah terjadi pada 2021.

“Ya (peristiwa yang sama terjadi pada tahun 2021),” ujarnya.

Ia menyebut peristiwa ini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut. “Hari ini kami laksanakan penyelidikan,” ungkap Reza.

Sebelumnya diberitakan, warga di Madina keracunan karena menghirup gas yang diduga dari pipa bocor dari PT SMGP. Warga harus dibawa ke rumah sakit karena hal itu.

“Masyarakat saat ini ada yg dibawa ke RSUD Panyabungan dan Permata Madina. Disekitar SMGP,” kata Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution saat dimintai konfirmasi, Minggu (06/03/2022).

Bupati Madina mengatakan 47 orang yang keracunan gas. Dari 47 orang, 18 orang sudah membaik dan diizinkan pulang ke rumah.

“Sampai saat ini, dari 47, 18 sudah pulang. Yang lainnya masih dirawat,” ujarnya.

Atika menyebut pihaknya masih menelusuri penyebab pasti dari keracunan ini saat ini.

“Keselamatan warga merupakan prioritas. Penyebabnya masih menunggu hasil lab dan investigasi,” jelas Atika.

Peristiwa ini sempat terjadi pada 2021. Saat itu ada 5 orang warga yang dilaporkan meninggal keracunan karena menghirup gas.

“Lima warga bernama Suratmi, Kaila Zahra, Yusniar, Dahni, Syahrani meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi melalui Kasubbid Penmas Polda Sumut saat itu, AKBP MP Nainggolan, Senin (25/01/2021). (rel/Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.