Laporan Realisasi Pelaksanaan Anggaran Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2021 Bertolak Belakang Dengan Rencana Kerja Yang Ditetapkan

Suaramedannews.com, Deli Serdang – Pelaksanaan Anggaran Dana Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2021 patut diduga tidak sesuai fakta realita. Serta berpotensi merugikan keuangan Negara secara melanggar hukum dan memperkaya pihak tertentu.

Sebagaimana data yang dirangkum dan diperoleh Awak Media ini dari sumber layak dipercaya meyebutkan operasional dalam laporan realisasi pelaksanaan anggaran, dana perkantoran Desa tersebut  ada tercantum item Koran internet sebesar 6 juta rupiah, dan ada pula dana internet sebesar 6 juta rupiah. Kemudian bidang anggaran penyediaan sarana aset desa, ada anggaran mesin TIK sebesar Rp. 2.419.373, dan ada juga pengadaan mesin TIK Rp. 8.816.265.

Akibatnya masyarakat sulit memahami laporan relasisasi anggaran dan tidak menggambarkan azas transparasi kepada masyarakat Desa tersebut.

Bahkan masih banyak lagi anggaran lainnya yang tumpang tindih, sehingga tak salah disebut pelaksanaan anggaran Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2021 berpotensi kuat disalahgunakan serta dapat merugikan keuangan Negara.

Terkait terjadinya Laporan Realisasi Pelaksanaan Anggaran Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2021 Bertolak Belakang Dengan Rencana Kerja Yang Ditetapkan, Awak Media ini saat mencoba konfirmasi dan klarifikasi kepada bendahara Desa Sidodadi , Sri melalui pesan whatsapp sepekan lalu, ia membalas “saya tau pasti BPD kan yang memberi datanya ? Kirim salam ya sama yang memberi data,”.Tak berapa lama Sri langsung menghapus pesan yang dikirimnya tersebut.

Selanjutnya awak media menghubungi kepala Desa Sidodadi Ramunia, Salamun melalui pesan whatsapp, walau tercentang biru, namun Salamun tidak membalasnya.

Sedangkan Ketua BPD Desa Sidodadi Ramunia, Sugiarto diminta tanggapannya tentang Laporan Desa yang tidak sinkron dan saat ditanya mengenai kecurigaan Bendahara kepada BPD yang membagi informasi tersebut? Salamun mengatakan akan konfirmasi pihak Desa terlebih dahulu.

Ditambahkan Sugiarto, BPD jarang diikutkan dalam rapat desa, sehingga BPD tidak mengetahui data dan realisasi Anggaran Desa Sidodadi Ramunia, tandasnya.

Sugiarto juga mengatakan, “ Tentang laporan realisasi pelaksanaan LPJ tahun 2021 kita konfir dulu ke Pemdes ya pak, karena yang buat mereka, silahkan bapak konfirmasi dulu sama Pendes, kalau BPD siap tetap ada waktu,“ ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, pengamat Anggaran, Siska Barimbing saat di minta tanggapannya mengenai Laporan Realisasi Pelaksanaan Anggaran pendapatan dan belanja Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin yang tidak sinkron dengan Rencana Kerja Pemerintah Desa mengatakan, laporan Desa ini tidak sinkron dan kalau bisa harus di revisi ulang,ungkap Siska Barimbing kepada wartawan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.