Markas Daerah LMP SUMUT, Akan Melakukan Aksi Damai, Atas Pernyataan Mentri Agama “Adzan Disamakan Dengan Lolongan Anjing “

Suaramedannews.com, Medan – Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan Statement atas pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Kholil Qoumas yang menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing.

Ditemui di Sekretariat Markas Daerah Laskar Merah Putih Sumatera Utara di Jalan Aksara No 80 Medan, Sekretaris Markas Daerah Laskar Merah Putih Sumatera Utara Ir.Ok.A.Fadhillah menvatakan, pernyataan ini jelas membuat kegaduhan publik apalagi ini dikeluarkan di saat umat muslim dalam beberapa minggu ini akan memasuki bulan suci Ramadhan 1443 H serta juga kota Medan juga masih dalam kondisi PPKM Level III.

Berikut Statement yang dikeluarkan oleh Markas Daerah Laskar Merah Putih Sumatera Utara dalam menyikapi statement Menteri Agama Yaqut Kholill Qoumas.

STATEMENT MADA LMP SU

Medan. 26.Pebruari 2022

Menyikapi polemik yg terjadi belakangan ini di tanah air atas statement Menteri Agama Yaqut Kholil Qoumas yang menyamakan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing.

Kontra pernyataan Menteri Agama membuat LMP merasa perlu melakukan kegiatan control Social tehdap statemen Menteri Agama.

Mabes LMP menyuarakan melalui panggung rakyat di Jakarta pada tanggal 01.Maret 2022 di Kemenag.

Mada LMP Sumut mendukung aksi yang dilakukan oleh rekan rekan Juang di Mabes LMP untuk menyuarakan aspirasi tersebut dengan berdemonstrasi Damai.

Mada LMP Sumut akan melakukan statement social untuk menyikapi polemik ini.

Dengan gaya dan cara yang berbeda Mada LMP Sumut akan melakukan backup bagi Mabes LMP untuk disuarakan di Sumatera Utara.

Dalam menyuarakan ini Mada Sumut akan mengambil sikap proaktif apabila kegiatan tersebut mendapat kendala kendala nantinya.

Kritik yang konstruktif bagi penyelenggara Negara sangat dibutuhkan demi terjaganya stabilitas berbangsa dan bernegara.

Dengan pernyataan menteri agama akan menimbulkan bibit-bibit konflik bagi anak bangsa yg selama ini tidak pernah di keluhkan dan dipermasalhkan oleh Rakyat Indonesia.

Perlu didalami atas statement Menteri Agama tersebut. Apakah beliau benar-benar terpeleset dalam statement tersebut atau ada Hidden Agenda yang sengaja diselipkan atas statement tersebut.

The Right Man and the Right Job, sangat dibutuhkan oleh pemerintahan sekarang untuk menjalankan roda pemerintahan.

Seorang menteri bicara yang bukan ahlinya akan membuat suasana menjadi gaduh.

Perlu pertimbangan bagi Presiden untuk mengukur kinerja Menteri Agama.

Dan kami meyakini bahwa menteri agama tidak memamahami tupoksi dari jabatannya.

Ini akan menjadi penilaian buruk masyarakat bagi kinerja pemerintahan sekarang.

Sekali lagi harapan kami keluarga besar LMP menginginkan fast respon dari Presiden terhadap polemik ini.

Jangan sampai menimbulkan jurang yang sangat dalam diantara anak bangsa.

Markas Daerah LMP SUMUT mendukung sepenuhnya terhadap aksi Damai nanti.

Markas Daerah LMP Sumut punya cara dan gaya untuk menyuarakannya nanti.

NKRI HARGA MATI

Salam satu Komando

MARKAS DAERAH LMP SUMUT.

 

 

(Harianto/Editor Roy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.