Merawat Kesetiakawanan Sosial”

suaramedannews.com,Kabupaten Karo- Merawat Kesetiakawan Sosial harus terus dilakukan berkesinambungan dan dilaksanakan sebagai landasan untuk bisa berkarya ditengah tengah masyarakat hal ini disampaikan oleh staff kementerian Sosial Republik Indonesia(Kemensos RI). Kesetiakawanan Sosial merupakan nilai dasar yang terwujud dalam bentuk pikiran, sikap, dan tindakan saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan guna meningkatkan harkat, martabat, dan harga diri setiap warga Negara Indonesia . dalam hal ini merawat kesetiakawan sosial ini sebuah pengalaman di utarakan oleh Tokoh Karo Dra Agustina br Kaban Msi yang juga merupakan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Sumatera Utara(MPKT SU). Dalam merawat kesetiakawan sosial maka harus membangun mengembangkan . sebagai seorang Tokoh yang telah banyak pengalaman khususnya di kementeriaan sosial dan Karang Taruna Agustina Kaban terus “Merawat ,Membangun ,Mengembangkan” Karang Taruna . Minggu,12/02/23.

“ Kita bisa kuat ,tidak dendam dan menjadi hebat ,bila kita tetap merawat kesetiakawanan sosial “Setia Kawan” kata pembuka dari staff kemensos RI ini kepada Wartawan Suaramedannews.com.

salah satu contoh menerapkan kesetiakawanan sosial adalah merawat ,membangun dan mengembangkan Karang Taruna sebagai organisasi sosial yang bergerak di bidang sosial ,sebagai seorang aktivis Karang Taruna Agustina Kaban telah memiliki banyak pengalaman dalam merawat ,membangun dan mengembangkan Karang Taruna .

Dra Agustina br Kaban Msi pernah menjadi ketua 2 FKKT(Forum Komunikasi Karang Taruna) Sumatera Utara menjadi pengurus Karang Taruna Nasional yaitu Bendahara 1 setelah Temu Karya Nasional di kota Medan tahun 2001 ,diceritakan oleh Agustina Kaban dan juga bahwa Temu Karya Nasional yang di kota Medan ini beliau sebagai Seketaris Pelaksana Panitia Temu Karya Nasional sekaligus Rapat Kerja Nasional . dikatakan juga oleh Agustina Kaban bahwa temu karya nasional 2001 di kota Medan terlaksana atas apresiasi Menteri Sosial Dr(HC) Bachtiar Chamsyah SE dimana karang taruna Sumatera Utara berprestasi pada masanya dan mampu menjadi contoh tauladan bagi Karang Taruna se Indonesia maka terpilih kota Medan menjadi Tuan Rumah Temu Karya Nasional . dalam hal ini menteri Sosial RI melihat prestasi Karang Taruna Sumatera Utara yang dimana masanya melihat kinerja Ketua 2 Karang Taruna berserta pengurus berhasil merawat,Membangun,Mengembangkan Karang Taruna .

Sebuah hal Luar Biasa dimana kota Medan bisa melakukan kegiatan ini sendiri dibuka langsung wakil presiden Dr. H. Hamzah Haz Wakil Presiden Republik Indonesia ke-9 . Rapat Kerja ini dilaksanakan di hotel Danau Toba Conventional Medan dan Apel Besar Karang Taruna Nasional di Istana Maimun Medan dihadiri kurang lebih sekitar 10.000 peserta yang dimana pesertanya adalah pengurus KT provinsi , pegawai eselon 1,2,dan 3 kementerian Sosial Tamu Undangan,Pemerintah,Mitra Kerja,pihak Swasta,Karang Taruna desa/kelurahan ,dan masyarakat .dalam Temu Karya Nasional ini juga Idrus Marham pernah juga menjadi calon Ketua Nasional .

Pada saat Temu Karya ini Medan yang terpilih menjadi Ketua Karang Taruna Nasional yaitu H Rawi dan Agustina Kaban terpilih menjadi Bendahara 1 Karang Taruna Nasional.

Sebagai catatan bahwa Agustina Kaban memiliki jabatan strategis di bawah kementeriaan Sosial. Dimana saat menjadi pegawai kementeriaan Sosial Agustina Kaban Terus merawat , membangun dan mengembang Karang Taruna diceritakan oleh Agustina br Kaban bahwa menteri sosial Bachtiar Chamsyah “dimana setiap hal hal yang berkaitan dengan sosial maka saya berkoordinasi dengan pak Bachtiar Chamsyah kami seperti bapak dan anak “ katanya .

Adapun beberapa jabatan Agustina br Kaban adalah sebagai Berikut

-Kepala Seksi Penyelenggara Diklat dan Pelaksana Tugas Kepala Balai Diklat Pegawai/Tenaga Sosial kota Stabat_Langkat_Sumatera Utara

-Sebagai Widyaiswara Pusdiklat Pegawai Kemensos RI di Marga Guna Jakarta Selatan sebagai

-Kepala Bidang Pelatihan Instruktur di balai besar rehabilitasi Bina Daksa Cibinong .

-Kepala Panti PSBN(Panti Sosial Bina Netral) Tan Miayad di Bekasi pernah belajar ke negara China “ Tirai Bambu “teransfer energi tujuan agar energi positif sehingga disabilitas tuna netrak sehingga yang bisa energi dan lebih cepat dari biasanya dalam memijat “

-Pejabat Fungsional Analisis Masalah Sosial Kementeriaan Sosial RI(Sampai Sekarang)

-Majelis Pertimbangan Karang Taruna Sumatera Utara(MPKT)

-Dewan Pembina rehabilitasi LRPPN Bhayangkari

Dan juga pernah menorehkan prestasi Penatar P4 di BP 7 Provinsi Sumatera Utara Stabat_Langkat_Sumatera Utara .

Sebagai Tokoh Karo Agustina Kaban juga memiliki prestasi yang luar biasa di desa Beganding_Simpang Empat_Karo yang mana beliau berhasil menjadi fasililator Geriten Pulu Ganding yang makam keluarga Sitepu ini akan dijadikan cagar budaya kabupaten sesuai pesan bupati Karo Terkelin Brahmana SH saat meresmikan geriten .sebagai catatan juga bahwa Agustina Kaban juga adalah cicit tertua Pulu Ganding .geriten Pulu Ganding Sitepu ini sebagai kearifan lokal masyarakat Karo “ harapan geriten ini bisa di kelola oleh karang taruna desa Beganding “kata Agustina Kaban

Sebagai aktivis karang taruna Agustina Kaban berpesan merawat ,membangun dan mengembangkan Karang Taruna .

Agustina Kaban Fasilitator yang memfasilitasi untuk kehadiran bupati karo pada saat meresmikan Geriten yang berhubungan dgn kearifan lokal yang juga bagian dari tupoksi Kementerian Sosial RI

Sebagai pembina karang taruna , Saya mengganggap bahwa anak nakal dan baik itu sama dimata pembina tapi harus ada jadi catatan bahwa anak nakal atau durhaka didalam organisasi maka seorang anak harus tau sopan ,santun ,dan etika dan bila anak baik akan diberipenghargaan dan anak yang nakal akan diberi hukuman sesuai perbuataan dalam berorganisasi khususnya di Karang Taruna harus bersinergi pembina dan pengurus karena pembina adalah mengarahkan anggota Karang Taruna dalam hal ini ketika masuk menjadi pengurus karang taruna harus fungsi dan tugas nya dan tidak mencampurkan adukkan urusan internal dan eksternal agar fokus dalam berorganisasoi khususnya di karang taruna karena merawat,membangun dan mengembangkan karang taruna tidak seperti membalikkan telapak tangan perlu perjuangan dalam hal sosial yaitu dalam ini kepentingan masayarakat bekerja dengan tulus dan iklas dalam karang taruna saya yakin percaya Tuhan Maha Esa membalas kebaikan kita dalam berorganisasi di Karang Taruna” kata Agustina Kaban ,,…

Ditambahkan Agustina Kaban Juga “ jika kedepannya ada yang ingin maju menjadi Ketua Karang Taruna maka harus mau dan mampu menjalankan organisasi Karang Taruna dengan ikhlas dan tanpa pamrih , mampu belajar dan terus belajar dalam mengembangkan organisasi Karang Taruna dan perlu organisasi sosial dibawah naungan kemensos dan jangan bawa organisasi Karang Taruna ke politik ,ketua Karang Taruna harus bisa bersinergi misalnya di provinsi sinergi Gubernur ,Kabupaten sinergi dengan bupati ,kecamatan dengan camat dan karang taruna desa dengan kepala desa dan harus mengikuti aturan AD/ADRT karang taruna dan juga pembina harus selaras pilar sosial “

“ Merawat Karang Taruna salah satu carannya adalah tetap berbenah diri ,melihat situasi di organisasi Karang Taruna mengaktifkan karang Taruna yang vakum “

“Membangun Karang Taruna adalah dengan membangaun organisasi dengan Sumber Daya Manusia(SDM) misalnya Bank Jelatah oleh karang taruna umban sari kecamatan rumbai kota pekan baru riau ,membuka lapangan dan meningkatkan ekonomi perekonomian masyarakat yang menjadi Karya nyata Karang Taruna , mempunyai jiwa karsa ,kuat dan sebagai pejuang “Aditya Karya Mahatya Yodha” “

“Mengembangkan Karang Taruna dengan memperhatikan anak putus sekolah ,pengembangan usaha usaha ekonomi produktif(UEP) contohnya Bank Jelatah yang akan masuk kancah nasional terus belajar dan bisa mengembangkan organisasi karang taruna dengan perkembangan Zaman ke zaman dan tidak melanggar etika ,dan norma norma sosial yang ada di masyarakat” kata Agustina br Kaban.

“Aditya Mahatya Yodha Nasional , Kesetiakawanan Sosial Bergerak Tanpa Batas” tutup Agustina Kaban.

(Reporter:Rajab Tarigan/Editor:Anto)

About SMN_Ant

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *