Polres Deli Serdang Amankan dan Proses Pelaku Pembuang Bayi

Suaramedannews.com, Deliserdang – Penemuan bayi di penjemuran batu bata Dusun 1b Desa Purwodadi Kecamatan Pagar Merbau yang sempat menghebohkan warga, pada hari Selasa 08 Maret 2022 pukul 05.30 wib dan sempat viral di media social, akhirnya menemui titik terang.

Berdasarkan laporan warga, Polsek Pagar Merbau akhirnya mengamankan dua orang masing-masing, seorang laki laki berinisial LD (42) dan seorang perempuan berinisial WS alias ARP (21) dari rumah saksi LD di Dusun II Desa Sukamulia, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang. Dari rumah saksi itu juga ditemukan baru bukti kain bernoda darah. Belakangan Polsek Pagar Merbau melimpahkan perkara dan barang bukti itu ke Unit PPA Satreskrim Polresta Deliserdang.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji,SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol I Kadek Hery Cahyadi, SH, SIK, MH mengatakan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan petugas diketahui bahwa LD dan WS menjalin hubungan lebih kurang 1 tahun 3 bulan dan sering melakukan hubungan suami istri.

” Bahwa lebih kurang 1 tahun 3 bulan yang lalu mereka berkenalan yang kemudian berlanjut kepada hubungan pacaran, dan kelanjutannya lagi mereka sering melakukan hubungan suami istri” jelas Kasat kepada wartawan.

Dari hasil hubungan itu, akhirnya pada 07 Maret 2022 lalu Wa alias Arp melahirkan bayi perempuan. “Hingga Senin 07 Maret 2022 pukul 19.00 WIB tersangka WS alias ARP melahirkan seorang bayi perempuan di rumah LD. Saksi LD tidak berada di rumah, sehingga proses kelahiran pun dilakukan oleh tersangka WS als ARP tanpa bantuan orang lain” jelasnya.

Kompol I Kadek Hery Cahyadi, SH, SIK, MH menambahkan lagi kalau tersangka WS alias ARP membuang bayinya di belakang rumah saksi LD tepat di bawah jemuran, hingga diketahui oleh warga esok paginya.

“Pukul 22.00 WIB tersangka WS alias ARP membuang bayi tersebut ke belakang rumah saksi LD tepatnya di penjemuran batu bata, dan pada pukul 24.00 WIB saksi LD pulang ke rumah dalam keadaan mabuk, langsung tidur lalu pada pagi Selasa 08 Maret 2022 pukul 07.00 WIB. Saksi LD mengetahui bahwa ada ditemukan bayi di belakang rumahnya oleh tetangganya, kemudian saksi LD menanyakan kepada tersangka WS alias ARP dan tersangka WS alias ARP menerangkan bahwa bayi tersebut adalah bayi mereka berdua, ‘kok tega nya kau membuang bayi tersebut ‘? tanya LD lagi kepada tersangka WS Alias ARP” ungkapnya, Jumat (11/03/2022).

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang mengatakan motif pembuangan bayi tersebut karena tersangka WS alias ARP takut dan malu ketahuan memiliki anak di luar nikah. “Kepadanya kita terapkan Pasal 77 ayat (2) UURI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No. 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UURI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” sebut Kasat kepada wartawan, Jumat (11/03/2022).

Kasat juga menambahkan, karena kondisi tersangka WS alias ARP dalam keadaan baru melahirkan serta dalam kondisi Post Partum maka pihaknya melakukan pembantaran penahanan tersangka ke RS Bhayangkara Tk. I Medan. (Junaidy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.