Polres Samosir Amankan Penjual Sabu Asal Kecamatan Medan Labuhan

Suaramedannews.com, Samosir – Satuan Reserse Narkoba Polres Samosir berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan penangkapan seorang tersangka utama. Kejadian ini terjadi pada pukul 22.00 WIB di Desa Sigaol Marbun Kec. Palipi Kab. Samosir Minggu, (17/09/2023) lalu

Dari hasil pemeriksaan Tersangka (SS)(38) yang berprofesi sebagai wiraswasta diketahui merupakan warga Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang menjadi alat bukti dalam kasus ini. Barang-barang yang berhasil diamankan 0,08 gram narkotika (narkoba) sabu dalam satu bungkus plastik bening berukuran sedang, 0,04 gram narkotika (narkoba) sabu dalam satu bungkus plastik bening berukuran kecil, 0,02 gram narkotika (narkoba) sabu dalam satu bungkus plastik bening berukuran kecil, 0,04 gram narkotika (narkoba) sabu dalam satu bungkus plastik bening berukuran kecil, Satu unit alat komunikasi handphone merek Realme berwarna hitam, Uang sebesar Rp. 1.200.000 (satu juta dua ratus ribu rupiah) dan Satu unit alat bong atau alat hisap sabu.

Kronologi penangkapan (SS)(38) dimulai pada Minggu, 17 September 2023, sekitar pukul 19.00 WIB. Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Samosir menerima informasi terpercaya mengenai keberadaan yang diduga memiliki narkotika jenis sabu di Desa Sigaol Marbun Kec. Palipi, Kab. Samosir.

Tim segera bergerak ke lokasi yang dimaksud dan tiba di sana sekitar pukul 20.30 WIB. Dua orang laki-laki yang mencurigakan ditemukan di dalam rumah. Setelah penggerebekan dan penggeledahan, tim berhasil menemukan empat bungkus plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu dari atas meja di dalam kamar milik (SS)(38). Kedua laki-laki tersebut, termasuk (SS) dan barang bukti yang disita kemudian diamankan oleh tim Satuan Reserse Narkoba Polres Samosir untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari Informasi Kasi Humas Polres Samosir Brigadir Vandu P.Marpaung mengatakan (SS) mengakui bahwa dia telah menjual Narkotika jenis sabu di Desa Sigaol Marbun sejak awal pada bulan september 2023.Selasa,(19/09/2023)

Lanjut, Vandu Dia mendapatkan pasokan sabu dari Belawan pada saat pulang kampung dan menjualnya kepada pekerja pembakaran batu bata di daerah tersebut.

“Pada saat pulang ke belawan sekaligus belanja Narkotika Jenis Sabu dan sudah dua kali belanja sebanyak 1 gram per sekali belanja”jelas Kasi Humas Polres Samosir

“Dalam minggu pertama (SS) menjual 1 gram sabu yang dijadikan 10 paket dengan harga 100.000 per paket yang sudah habis terjual. Yang kedua kali belanja dijadikan 16 paket dengan harga Rp. 100.000 per paket namun belum terjual 4 paket. Pembelian 1 gram narkotika jenis sabu dari belawan sebesar 600.000 rupiah”terangnya

Narkotika jenis Sabu tersebut dijual kepada pekerja batu bata yang ada di sigaol marbun dengan cara menawarkan dan diimingimingi bahwa setelah mengisap Narkotika Jenis Sabu akan semakin semangat dan tidak akan merasa lelah saat bekerja.

Transaksi penjualan Narkotika Jenis Sabu dilakukan (SS) dirumah sesuai TKP dimana Setiap pembelian langsung diberikan bong (alat isap sabu) dan mengisap dikamarmandi rumah tempat tinggal sesuai TKP.

Modus operandi yang digunakan adalah dengan membujuk pekerja batu bata dengan memberikan iming-iming semangat kerja dan tidak merasa lelah saat bekerja. Setiap pembelian sabu, pelanggan juga diberikan alat bong untuk mengisapnya.

(SS) sendiri telah menjadi pembakar batu bata di Desa Sigaol Marbun selama satu tahun. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dalam pemberantasan peredaran narkotika yang merusak masyarakat dan berpotensi merusak generasi muda.

Kasi Humas Polres Samosir kembali mentakan untuk tersangka (SS) akan di kenakan UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 144 dan/atau 112.

(Reporter:Fery Sinaga/Editor:Indra Matondang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *