Suaramedannews.com, MEDAN – Pasatama Institute, lembaga pendidikan kuliner terkemuka Nasional, melakukan gebrakan strategis dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG)di Wilayah Sumatera.
Tidak sekadar memasak, institusi ini melatih para relawan di Medan untuk memiliki kompetensi Chef Profesional dengan standar kualitas setara hotel bintang 4.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap porsi makanan yang didistribusikan kepada masyarakat tidak hanya memenuhi aspek kuantitas, tetapi juga keunggulan dalam rasa, estetika, dan keamanan pangan.
Mentransformasi Relawan Menjadi Tenaga Ahli
Melalui program pelatihan intensif, Pasatama Institute membekali para relawan dengan kurikulum *hospitality* yang ketat. Fokus utamanya adalah mengubah pola pikir memasak rumahan menjadi produksi dapur profesional berskala besar.
Beberapa poin utama dalam pelatihan ini meliputi
Higiene & Sanitasi: Penerapan standar keamanan pangan yang ketat guna mencegah kontaminasi.
Manajemen Nutrisi: Teknik memasak yang menjaga kandungan gizi bahan makanan agar tetap optimal.
Efisiensi Alur Kerja (Flow of Work): Mengadopsi sistem dapur profesional untuk memproduksi ribuan porsi dalam waktu singkat tanpa menurunkan kualitas.
Standardisasi Rasa: Memastikan setiap hidangan memiliki cita rasa konsisten yang menggugah selera.
“Kami ingin menghapus stigma bahwa makanan gratis itu seadanya. Di Pasatama, kami melatih relawan agar mampu menyajikan hidangan dengan kehormatan—layaknya sajian di hotel bintang 4, namun ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar perwakilan instruktur Pasatama Institute. Minggu (26/04/2026).
Menuju Medan Sehat dengan Standar Kuliner Tinggi
Kota Medan, yang dikenal sebagai titik nadi kuliner Indonesia, menjadi lokasi yang tepat untuk inisiatif ini. Dengan hadirnya Chef Relawan yang terdidik secara profesional, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan anak-anak dan masyarakat luas.
Para peserta pelatihan diajarkan teknik plating yang menarik serta pemilihan bahan lokal berkualitas tinggi. Hal ini bertujuan agar penerima manfaat tidak hanya merasa kenyang, tetapi juga merasakan kebahagiaan melalui kualitas makanan yang mereka terima.
Dampak Sosial dan Profesionalisme
Program ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima makanan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para relawan. Sertifikasi dan keahlian yang mereka dapatkan dari Pasatama Institute menjadi modal berharga bagi karier mereka di industri food & beverage di masa depan.
Dengan kolaborasi antara dedikasi relawan dan keahlian teknis dari Pasatama Institute, Medan kini memiliki “pasukan dapur” yang siap mengawal gizi bangsa dengan standar profesionalisme tertinggi.
(Royziki F.Sinaga)