Suaramedannews.com, Medan – Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026 bermasalah di hari pertama. Server lambat, sulit diakses, dan proses input data sering gagal. Presidium Lingkaran Transparansi Kebijakan Publik mendesak Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution mengevaluasi dan menindak tegas jajaran Dinas Pendidikan Sumut di bawah Alexander Sinulingga.
Presidium LTKP, Syafaruddin Sikumbang, menilai gangguan sistem SPMB yang dibuka Senin (25/5/2026) membuat orangtua dan calon siswa kewalahan mendaftar ke SMA/SMK Negeri di berbagai daerah Sumut.
“Jangan terkesan canggih tapi servernya lemot. Kondisi ini membuat masyarakat kecewa karena sistem yang seharusnya mempermudah justru menimbulkan kesulitan bagi calon peserta didik dan orangtua,” kata Syafaruddin di Medan, Senin (25/5/2026).
Ia juga meminta Disdik Sumut memberikan penjelasan terbuka ke publik terkait gangguan tersebut. Menurutnya, persoalan ini menimbulkan pertanyaan soal transparansi dan kesiapan pemerintah dalam penerimaan siswa baru, terutama untuk sekolah favorit di Medan, Pematangsiantar, Binjai, dan daerah lain.
“Jangan sampai muncul dugaan adanya permainan dalam proses penerimaan siswa baru akibat sistem yang tidak berjalan maksimal,” tegasnya.
(Royziki F.Sinaga)