WE CAN FORGIVE THAT, BUT DON’T FORGET THAT..!!(KITA BISA memaafkan itu,tapi jangan lupa itu)

suaramedannews.com, Mandailing Natal – Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2022 tingkat Kabupaten mandailing Natal di laksanakan di Halaman Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa parbangunan Kabupaten mandailing Natal. Sabtu,(01/10/2022).

Usai mengikuti kegiatan upacara Hari Kesaktian Pancasila tersebut,Lurah Panyabungan I, Alamria Pramana, M.Pd kepada Jurnalis Suaramedannews.com.

menyampaikan pesan kepada generasi muda mandailing Natal tentang IDEOLOGI pancasila yang telah menjadi Konsensus bangsa.

Dalam obrolan dengan jurnalis suaramedannews.com

Lurah Panyabungan l mengatakan,bahwa peristiwa 60 Tahun lalu adalah peristiwa yang kelam dan sangat menyayat hati setiap sanubari Warga NKRI.

“Mari jadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai kesadaran dan keyakinan,bahwa PANCASILA adalah sebuah Anugerah Terindah dari TUHAN yang maha kuasa sebagai ideologi pemersatu bangsa.”ucap Alam ria

Alamria juga menambahkan,We can Forgive that,But Don’t Forget That. Kita bisa memaafkan namun TIDAK untuk melupakan.

“Peristiwa ini adalah sebuah goretan tinta hitam nan kelam yang akan selalu kita ingat, bahwa gerakan SEPARATIS,KOMUNIS. bahkan dengan dalih apapun itu tidak akan mampu menggoyahkan NKRI ini, sebab bila ada yang ingin coba-coba menggoyahkannya,yang dilawan saat ini bukanlah TNI seperti 60 tahun lalu, Tapi kita WARGA NKRI.

“60 Tahun lalu,TNi berhasil memberantas(menumpas) gerakkan 30S/PKI dengan Kemanunggalan Antara TNI Dan Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI),dan saat ini Kemanunggalan itu Akan terus Di bina Dan di jaga. “Ucap alamria.

Beliau juga mengutip pernyataan Bapak Mukhtar. S Nasution,Kepala Bidang Arsip pada Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mandailing Natal. “Sejarah kelam bukan untuk dihapus, Tapi untuk dijadikan pelajaran agar tak berulang.

Dan agar tak berulang itulah, setiap tahun mesti dituturkan ulang”.terangnya.

Lurah Panyabungan I, yang juga Koordinator Pamong Pramuka Saka Bhayangkara yang berpangkalan di Polres Madina ini juga mengajak Generasi Z atau biasa disebut sebagai kaum millenial untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai pecutan semangat untuk selalu bersyukur dan berbenah, idologi pancasila menjadi konsensus bangsa yang tidak bisa di ganggu gugat.

“bersyukur bahwa ideologi kita telah menjadi konsensus bangsa yang tidak akan mampu berubah dengan dalih apapun dan mari kita berbenah, berbenah menuju keterbaikan dan kebermanfaatan.”ajaknya.

Beliau juga menambahkan sebagai kaum muda untuk mengisi kemerdekaan dan mempertahankan ideologi Pancasila dengan kreatifitas dan inovasi sesuai motto Kelurahan Panyabungan I yakni BERDIKARI Bersih, Disiplin, Kreatif dan Inovatif.

(Reporter:Suhartono/Editor:Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *