Suaramedannews.com, Deliserdang – Kelompok Tani Perkumpulan Petani Barokah Sidodadi Indah (Poktan PP BSI) melaksanakan penyaluran paket sembako kepada anggota Poktan PP BSI dan juga kepada masyarakat pra-sejahtera yang digelar di Dusun Madiun-B Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang, Kamis (20/04/2023).
Kegiatan charity (amal sosial) Kelompok Tani PP BSI yang merupakan kelompok tani binaan Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat) ini dilakukan dengan menyalurkan paket sembako berupa beras, minyak goreng, gula pasir, susu dan daging sapi segar kepada 100 Kepala Keluarga (KK) anggotanya dan 140 KK masyarakat pra-sejahtera dari berbagai dusun Desa Sidodadi Ramunia untuk dapat dimanfaatkan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H yang sebentar lagi akan tiba.
Sebagai mitra strategis Bank Syari’ah Indonesia (BSI), Yayasan BSI Maslahat mendistribusikan bantuan sosial paket sembako melalui kelompok tani/ternak/petani tambak binaannya di berbagai propinsi di Nusantara untuk disampaikan dan dibagikan kepada para anggotanya, yang salah satunya di Provinsi Sumatera Utara baru hanya ada satu kelompok tani binaan yang bertepatan di Kabupaten Deli Serdang, yaitu Kelompok Tani PP BSI, yang bergerak di bidang Cluster Pertanian Pangan Padi.
Di kegiatan tersebut, sempat ditemui awak media ini, Saini, 58 tahun, anggota Kelompok Tani PP BSI, menyatakan sangat berterima kasih kepada BSI Maslahat atas pemberian bingkisan lebaran yang diterimanya.
“Dengan adanya bantuan dari BSI Maslahat ini, ya membantu anggota dan masyarakat yang kurang mampu, begitu Pak,” kesan Saini, warga Dusun Madiun B ini.
“Harapan saya ke depannya BSI Maslahat bisa membantu warga yang kurang mampu lebih banyak lagi dan lebih maju lagi,” pesan Saini mengutarakan harapannya.
Sementara itu, senada dengan Saini, Eka, 35 tahun, warga Dusun Perwira, menyatakan rasa syukurnya dengan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu dari BSI Maslahat. Eka juga berharap semoga ke depan Kelompok Tani PP BSI bisa berbuat lebih banyak lagi untuk dapat membantu masyarakat kurang mampu.
Selain berbagi bingkisan lebaran kepada anggota Kelompok Tani PP BSI, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada para Bilal Jenazah dan Bilal Kubur Desa Sidodadi Ramunia, BSI Maslahat melalui Kelompok Tani PP BSI juga memberikan bingkisan kepada para tokoh yang sangat berjasa tanpa pamrih mengurusi Fardhu Kifayah warga Desa Sidodadi Ramunia selama ini.
Salah seorang Bilal Jenazah yang sempat ditemui media, Sidik, 51 tahun, warga Dusun Banjar Negoro A, mengaku jarang-jarang ada Kelompok Tani yang peduli dengan mereka para Bilal Jenazah dan Bilal Kubur Desa.
“Ya, Alhamdulillah, terima kasih kepada Kelompok Tani BSI, kesannya ya sangat terharulah, karena jarang-jarang ada yang perduli kesejahteraan para Bilal, Insyaa Allah ke depannya BSI lebih maju lagi, lebih sukses lagi, lebih memperhatikan masyarakat yang seperti kami ini,” tutur Sidik.
Sementara itu, Tatok, 63 tahun, Bilal Jenazah warga Dusun Juli, mengucapkan banyak terima kasih kepada BSI Maslahat dan berharap BSI Maslahat ke depannya tetap dermawan memperhatikan masyarakat yang ekonominya lemah.
“Ya, paling yang bisa saya ucapkan, ribuan banyak terima kasih kepada BSI, semoga ke depannya BSI bisa tetap seperti ini, dermawan, memperhatikan masyarakat yang lemah,” ucap Tatok.
Di kegiatan yang sama, usai membagikan paket daging sapi segar dan sejumlah sembako kepada anggota dan masyarakat, Ketua Kelompok Tani PP BSI, Parno AMd juga mengucapkan terima kasih kepada BSI Maslahat yang telah mempercayakan kepada mereka untuk melaksanakan program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI) yang juga dilengkapi dengan pendampingan program, sehingga mulai saat ini dan ke depannya dapat bermanfaat dan barokah khususnya bagi anggota Kelompok Tani PP BSI dan juga bagi masyarakat Desa Sidodadi Ramunia pada umumnya.
“Terima kasih banyak kepada BSI Maslahat, yang memberikan kepercayaan kepada kami melaksanakan Program Desa BSI berikut pendampingannya, semoga kami mampu mengemban amanah tersebut, semoga bermanfaat dan barokah bagi kami anggota Kelompok Tani PP BSI dan semoga barokah bagi seluruh masyarakat Desa Sidodadi Ramunia,” ujar alumni Program Studi Bahasa Jepang Akademi Bahasa Asing Perguruan Tinggi Swadaya Medan ini.
Ahmad Arrasyid, SE.I, Pendamping Program Desa BSI di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa Program Desa BSI yang dirancang Yayasan BSI Maslahat ini merupakan Program yang diperuntukkan bagi mustahik (penerima zakat infak sedekah) yang diorganisir dalam satu wadah Kelompok Masyarakat seperti kelompok tani, ternak, dan petani tambak, agar dalam target kurun waktu tiga tahun pendampingan program, Kelompok Tani dampingan mampu mandiri, dan status para mustahik dapat berubah menjadi muzakki (pemberi zakat infak sedekah).
“Selagi para pengurus Kelompok Tani, para anggota dan Pendamping masih amanah, maka program Desa BSI akan terus berjalan hingga dalam tiga tahun mampu menjadi mandiri”, sebut Ahmad.
“Namun jika sudah ada penyelewengan, sudah ada Kelompok Tani di salah satu daerah yang sudah kami ratakan dengan tanah, kelompoknya dibubarkan, aset-asetnya dijual, dan hasilnya dibagikan kepada para anggota, tapi kita ber-husnuzh zhaan semoga Kelompok Tani PP BSI tetap amanah, mampu mandiri dan mampu lebih maju lagi,” pungkas Ahmad putra kelahiran Palembang yang juga alumni Pondok Pesantren Gontor ini menutup perbincangan.
(Reporter:Indra Matondang/Editor:Fery Sinaga)