Dinilai Mempermainkan Warga, Mitratel Medan Kembali Di Geruduk Warga

Suaramedannews.com, Medan – Kelompok Masyarakat Cipta Kondisi Toleransi Tenggang Rasa, Sumatera Utara, kembali mengepung Gedung Graha Merah Putih (GMP) setelah PT Daya Mitra Telekomunikasi (Mitratel) Jalan Putri Hijau No. 1, Kesawan, Medan yang dinilai ingkar janji terkait kesepakatan penanganan dampak menara telekomunikasi. Selasa, (05/05/2026)

Sebelumnya aksi serupa dilaksanakan pada Senin (20/04/2026) namun warga kecewa dan merasa dipermainkan oleh managemen anak usaha Telkomsel yang ingkar janji.

“Mitratel Ingkar Janji” teriak Koordinator aksi Steven Hot

Dalam orasinya Steven Hot, menilai kesepakatan yang sempat dijanjikan pada pertemuan sebelumnya hanyalah cara perusahaan untuk meredam kemarahan sesaat tanpa ada eksekusi nyata.

“Kami datang lagi karena Mitratel telah ingkar janji! Mereka diduga sengaja mempermainkan nasib warga yang menjadi korban dampak tower ini. Tidak ada kepastian soal pencabutan kaki menara, apalagi soal kompensasi kerusakan rumah warga. Ini adalah bentuk penghinaan terhadap hak-hak masyarakat kecil,” teriak Steven dalam orasinya.

Sementara Daniel selaku koordinator lapangan mengingatkan bahwa pengabaian ini telah mencoreng semangat penegakan hukum dan keadilan yang tertuang dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Jika dalam waktu dekat tetap tidak ada kepastian hukum dan ganti rugi, kami pastikan aksi satu bulan penuh di Medan akan terus berlanjut. Bahkan, kami sudah berkoordinasi untuk membawa massa yang lebih besar langsung ke Telkom Landmark Tower di Jakarta Selatan. Jangan sampai rakyat kecil yang harus menjemput keadilan ke pusat karena manajemen di daerah tidak becus,” tegas Daniel.

Aksi kedua yang dilaksanakan warga didepan pintu gerbang kantor Mitratel menyebabkan kemacetan karena para pengguna jalan melihat aksi yang dilakukan warga menuntut keadilan.

Massa juga mengancam akan tetap bertahan hingga ada perwakilan manajemen yang memberikan dokumen tertulis yang menjamin pemenuhan tuntutan mereka.

Mirisnya sampai berita ini dimuat tidak satupun perwakilan PT Daya Mitra Telekomunikasi yang menemui warga untuk memberi kepastian atau memberi keterangan resmi.

(Reporter:Irwan Syahputra/Editor:Royziki F.Sinaga)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *