Ditengah Efesiensi Anggaran, Air Mineral Walikota Medan Rp1,17 Miliar

Suaramedannews.com, Medan – Anggaran belanja air mineral Walikota Medan sebesar Rp1,17 miliar dalam APBD 2026 memicu kritik tajam publik. Pos anggaran itu dinilai tidak masuk akal di tengah tekanan ekonomi dan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Data Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemko Medan mencatat alokasi untuk air mineral tahun 2026 mencapai Rp1.179.825.000.

Ketua Gen Z Sumut Rudi Hutabarat menyebut anggaran tersebut menyakiti hati masyarakat.

“Rico Waas seharusnya membatalkan anggaran air mineral itu kalau dia punya hati. Kalau tidak punya hati, ya biarkan saja anggaran itu diambilnya,” tegas Rudi di Medan, Rabu (17/9/2026).

“Berapa banyak air mineral yang dibeli dengan uang Rp1,1 miliar? Mungkin makhluk halus di Kantor Pemko Medan yang minumnya semua. Kalau ditumpahkan, bisa tenggelam Kantor Walikota,” cetusnya.

Koordinator Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) Azmi Hadly menilai pos anggaran ini rawan penyalahgunaan dan tidak berempati pada kondisi rakyat.

“Rp1,1 miliar untuk air mineral setahun itu bukan kebutuhan dinas, tapi kemewahan yang dibayar pakai uang rakyat. Di saat warga Medan susah cari kerja dan harga sembako naik, Walikota malah anggarkan air mineral setara gaji 30 ASN setahun. Ini bentuk ketidakpekaan pejabat,” kata Azmi.

Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) Azis Sibarani mendesak Rico Waas segera mencoret anggaran tersebut.

“Kalau tidak dibatalkan, ini bisa masuk kategori pemborosan APBD. Kami minta Inspektorat dan BPK turun audit, jangan sampai anggaran air mineral jadi pintu masuk untuk markup atau pembelanjaan fiktif. Walikota harus kasih contoh hidup sederhana, bukan hidup dari jerih payah rakyat,” tegas Azis.

“Jika Rico Waas tidak merespons dan membatalkan anggaran air mineral itu, kita patut curiga APBD Medan tidak baik-baik saja,” tutupnya.

(Royziki F.Sinaga)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *