Kepling dan Istri di Kelurahan Binjai Diduga Pungli HUT RI, Pakai Stempel Bodong

Suaramedannews.com, Medan – Semangat kemerdekaan dicoreng aksi pungutan. Seorang Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan bersama istrinya nekat mengutip uang ke warga dengan berkedok proposal perayaan HUT ke-81 RI.

Ironisnya, proposal itu dicap stempel Kepala Lingkungan yang diduga bodong. Aksi itu terjadi di Lingkungan XIV, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Kepling dan istrinya ditunjuk warga sebagai panitia pelaksana HUT RI.

Lurah Binjai, Sarina Pohan, mengaku kaget saat menerima laporan dan melihat proposal berstempel beredar ke warga.

“Ini saya baru saja terima informasi. Sudah saya tegur Keplingnya agar membatalkan pengutipan uang kepada warga. Sudah saya ingatkan dalam rapat, jangan ada pengutipan uang ke warga untuk acara HUT RI. Apalagi sampai Kepling dan istrinya yang jadi panitia pelaksana,” ujar Sarina kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).

Sarina juga membantah keabsahan stempel di proposal tersebut. “Ah masa? Kepling tidak ada megang stempel. Stempel dari mana dia itu?” tegasnya.

Lurah memastikan akan mengevaluasi Kepling tersebut. “Kita pasti kan Kepling tak ada stempel. Nanti saya tanyakan dari mana stempel kepala lingkungan itu dapatnya,” cetusnya.

Terpisah Camat Medan Denai Yogi Prayoga SIP telah menerima informasi tersebut dan meminta lurah Binjai menegur Kepling tersebut.

“Saya akan telepon lurahnya untuk menegur Kepling itu. Apakah sudah ada izin atau koordinasi dari lurah membuat proposalnya,” kata Yogi singkat.

Yogi juga menyinggung, pihak kecamatan sudah menyiapkan kegiatan HUT RI resmi. “Kita dari kecamatan sudah membuat kegiatan, dan Pak Wali datang ke acara kita,” sambungnya.

Aksi Kepling ini menuai kecaman warga. Momentum HUT RI yang seharusnya jadi ajang gotong royong justru dimanfaatkan untuk mengutip uang.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui berapa besar uang yang sudah terkumpul dari warga dan ke mana uang tersebut akan digunakan.

Pemko Medan diminta segera menindak tegas Kepling yang menyalahgunakan jabatan dan membuat gaduh menjelang 17 Agustus.(*)

(Royziki F.Sinaga)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *