Direktur Narkoba Polda Sumut : Bersama (DPW GIAN) Sumut mengadakan kegiatan Training of Trainer (TOT) bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap (P4GN) di lingkungan masyarakat di Hotel Miyana, Minggu (5/12/2021).

Direktur Narkoba Polda Sumut : Bersama
(DPW GIAN) Sumut
mengadakan kegiatan Training of Trainer (TOT) bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap (P4GN) di lingkungan masyarakat di Hotel Miyana, Minggu (5/12/2021).

Medan- Suaramedannews.com Kegiatan Training of Trainer (TOT) dalam rangka peningkatan SDM melalui komunikasi, informasi dan edukasi di bidang P4GN. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan peran serta masyarakat yang secara mandiri, sukarela dan berkelanjutan dengan mensosialisasikan program pembangunan berwawasan anti narkoba.

Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Cornelius Wisnu P Adji, dalam materinya menyampaikan bahwa GIAN selaku organisasi penggiat narkoba dalam menjalankan INPRES No. 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN, sangatlah dibutuhkan peran sertanya dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Sebagaimana telah diatur dalam UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 104 sampai 108 bahwa masyarakat mempunyai kesempatan untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Tentunya hal itu diwujudkan dalam bentuk mencari, memperoleh, dan memberikan informasi kepada penegak hukum atau BNN atas adanya dugaan telah terjadi tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika.
Pemerintah juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah berjasa dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, tertuang dalam pasal 109 dan pasal 110 tentang Penghargaan dalam UU. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
“Mengingat organisasi penggiat narkoba yang semakin banyak dan berkembang khususnya di Sumatera Utara ini sudah seharusnya berkolaborasi menjadi satu wadah. Sehingga tercapainya satu tujuan misi dan visi sehingga tidak terkesan saling menonjolkan diri atau bersifat parsial,”bebernya.

Pelaksanaan tugas (Plt) kepala BKKBN provinsi Sumatera Utara Dra Rabiatun Adawiyah, pemateri ketahanan keluarga dalam tanggap darurat narkoba dalam kehidupan sehari-hari mengatakan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk yang banyak sehingga stok anak muda potensial sebagai penerus pembangunan juga akan berlimpah.

Oleh sebab itu perlu diproteksikan sejak dini melalui ketahanan keluarga yang kuat, agar generasi muda nantinya sehat, produktif dan bebas dari narkoba. Terutama pencegahan narkoba dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

“Tentunya sangat dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Revolusi mental dalam keluarga dan lingkungan agar tercapainya tujuan dalam pencegahan dan penyalahgunaan narkoba,”katanya.

“Koordinator P2 BNN-P Sumatera Utara Soritua Sihombing, pemateri pengenalan dan pemahaman P4GN dalam materinya mengajak bagi seluruh lapisan masyarakat untuk katakan perang terhadap narkoba (War On Drugs). // junaidy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *