GMPM Madina Geruduk kejaksaan Negeri mandailing Natal,tuntut Kajari Periksa Kadis PUPR atas Dugaan korupsi.

suaramedannews.com,Mandailing Natal- Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Mandailing Natal(GMPM Madina) lakukan Aksi geruduk Kejaksaan Negeri Mandailing Natal(Kejari Madina) menuntut ketegasan Kejari Madina untuk tegas dalam penindakkan hukum atas dugaan Kasus Korupsi yang terjadi dalam tubuh Dinas PUPR mandailing Natal. Rabu(09/08/2023)petang.

Kordinator aksi Muhammad Alfarizi dalam orasinya mengatakan,agar kejaksaan negeri mandailing Natal tidak tutup mata atas permasalahan yang terjadi di Dinas PUPR.

“Kepada Kejaksaan negeri Mandailing Natal agar memeriksa Kadis PUPR atas dugaan Korupsi untuk proyek/pengerjaan yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat kabupaten mandaling Natal.
Adapun tuntutan aksi GMPM saat aksi yaitu :

1. Meminta Bupati Madina untuk mengevaluasi kinerja dinas PUPR Madina karena di nilai banyaknya Proyek yang bermasalah yang dikerjakan Dinas PUPR Madina.

2.Meminta Bupati untuk Mencopot dan menonjobkan Plt. Kadis PUPR Madina karena di duga kuat terlibat jual beli proyek dan di duga adanya intervensi dalam pelelangan tender.

3.Meminta Bupati Madina untuk menindak tegas Kadia PUPR Madina di duga salah satu Mafia Proyek di lingkup PUPR Madina yang Telah merusak Pemerintah Mandailing Natal.

4.Menuntut Bupati dan Wakil Bupati Madina Untuk Segera membersihkan Seluruh oknum mafia Proyek dari Lingkup PUPR Madina.

5.Meminta Kepala kejaksaan Negeri Madina untuk segera memanggil dan memeriksa Kadis PUPR Madina karena di duga kuat terlibat jual beli Paket/Proyek,Serta diduga adanya Intervensi untuk memenangkan perusahaan rekanannya.

6.Meminta Kejari Madina untuk Memeriksa Kadis PUPR Madina terkait banyaknya Proyek yang diduga mangrak dan cenderung dikerjakan asal jadi.

7. Meminta Kajari Madina untuk memeriksa SPJ Kadis PUPR Madina Karena diduga kuat ada manipulasi SPJ.

8.Meminta Kajari Madina untuk tidak main mata dengan Kadis PUPR Madina yang di duga kuat sebagai mafia proyek di pemkab madina.

9.Meminta Kejari Madina untuk memeriksa Kadis PUPR Madina terkait dugaan Mark Up beberapa Proyek yang diduga bermasalah diantaranya :

– Rehabilitasi/pemeliharaan jalan Sinonoan-Muara Batang Angkola dengan Pagu anggaran 3 Milyar bersumber dari APBD 2022,namun diduga kuat tidak sesuai spesifiksi.

-Pembangunan Jembatan Aek Pulogos Ruas Jalan Kayu Laut -Sirambas dengan Pagu Anggaran Kurang lebih 750 juta bersumber dari APBD 2022,namun diduga mangkrak dan asal jadi.

– Meminta kejari Madina untuk memeriksa Kadis PUPR terkait dugaan Kuat Mark Up Proyek peningkatan jalan H.Adam Malik (jl.Lingkar Barat)dengan Pagu Anggaran Kurang lebih 4,4 Milyar,yang bersumber dari APBD 2022,namu di duga kuat tidak sesuai spesifikasi.

10.meminta Kadis PUPR untuk segera mundur dari jabatannya Karena di nilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

kasie Intel Fati Zaro Zay,S.H,kapada Jurnalis SuaraMedanNews.Com,-ketika dimintai tanggapannya usai Aksi yang di lakukan Dari elemen GMPM madina Mengatakan,Kejari madina tidak diam,tidak vakum,dan mudah mudahan apa yang diharapkan adek adek segera kita tindak lanjuti.

“Aksi yang dilakukan adek-adek kan laporan”.ungkapnya.

Sementara itu,Menangapi batalnya aksi di Dinas PUPR, Fauzi mahasiswa yang ikut dalam aksi Via Whats App(WA) kepada jurnalis ini mengatakan,
“GMPM sebut kadis PUPR tidak usah terlalu lebay.

“Kadis PUPR tidak usah terlalu lebay. nanti kami akan melakukan aksi jilid ke 3 dengan melakukan konsolidasi masif, kami pastikan gerakan ini akan besar”an dengan membawa mobil komando, silahkan hadir nanti di aksi jilid ke 3,kita adu data dan argumen, jangan lari nanti, kita lakukan siaran langsung di media sosial kami dengan ratusan ribu pengikut,media tiktok dan youtube kami.”ujarnya via WA.

( Reporter:Hartono/Editor:Anto )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *