Suaramedannews.com, Medan – LSM GUSSUR tidak lagi main basa-basi. Bersama masyarakat Kota Medan, GUSSUR menggelar aksi damai di depan Kejati Sumut, Jalan A.H. Nasution No. 1C, Medan Johor, Kamis (11/6/2026).
Dengan tuntutan telak usut tuntas dugaan mafia titik dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara. Jangan tebang pilih, jangan lindungi pejabat.
Dalam “Tuntutan Aksi Damai” yang dirilis DPP LSM GUSSUR, mereka mendesak Kejaksaan Agung RI dan Kejati Sumut membongkar jaringan korupsi MBG dari hulu ke hilir. GUSSUR menilai integritas program nasional Presiden sudah dirusak oleh praktik jual beli titik lokasi dapur MBG.
Aksi damai tersebut diterima langsung Kajati Sumut. Tapi GUSSUR tidak minta basa-basi. Ketua Umum Bilser Silitonga menampar meja hukum Program MBG uang rakyat, jangan dikapling mafia.
“Kami dukung aparat, tapi jangan tebang pilih. MBG ini menyangkut perut anak sekolah. Siapa pun main mata di balik titik dapur, harus disikat,” tegas Bilser di depan gerbang Kejati.
Dalam orasinya, GUSSUR menyodorkan dua target utama:
1. Usut jual-beli titik dapur MBG di Kota Medan.
GUSSUR mendesak Kejati menelusuri informasi liar soal transaksi titik lokasi yang nilainya ditaksir ratusan juta.
2. Sorot tajam Inspektur Utama BGN.
Posisi Inspektur Utama BGN disebut punya kunci pengawasan internal. GUSSUR minta Kejati mengupas habis peran dan informasi yang berkembang di sekitar pejabat itu.
Selain itu, GUSSUR mendesak audit terhadap yayasan atau pihak yang diduga menguasai banyak titik dapur secara tidak wajar. Kalau terbukti ada suap, gratifikasi, atau penyalahgunaan wewenang, GUSSUR minta Kejati tutup dapurnya dan tangkap pelakunya.
Kajati Sumut menerima dokumen tuntutan dan berjanji akan mempelajari setiap laporan sesuai mekanisme hukum. Bagi GUSSUR, itu sinyal awal.
“Kami kasih data. Sekarang giliran Kejati kerja. Kami akan kawal sampai aktor intelektualnya diborgol,” ujar Edi Silitonga.
Aksi bubar tertib dengan pengawalan ketat. Tapi pesannya jelas: GUSSUR sudah pasang mata. Kalau Kejati Sumut lamban, jalanan Medan siap kembali penuh.
(Royziki F.Sinaga)