Suaramedannews.com, Parapat – Bupati Samosir Vandico Gultom datang ke Pekan Inovasi & Investasi Sumatera Utara (PIISU) 2026 bukan sekadar melihat potong pita. Kamis (11/6/2026), Vandico menegaskan UMKM Sumut terkhusus Kabupaten Samosir harus naik kelas, kalau perlu gebrak pintu pasar nasional dan Internasional.
PIISU ke-12 dibuka Gubernur Bobby Nasution di Open Stage Parapat, Simalungun. Ajang ini jadi arena tempur 33 kabupaten/kota, BUMN, BUMD, dan ratusan pelaku UMKM memamerkan produk. Ada juga forum bisnis dan seminar buat memperluas jaringan.
Kepala DPMPTSP Sumut Nurbaiti Harahap mengatakan PIISU bukan pameran ecek-ecek. Tujuannya tarik investor dan dongkrak ekonomi Sumut. Pameran plus seminar ini digelar sampai 13 Juni 2026.
Sementara, Gubernur Bobby Nasution menjelaskan tahun ini Sumut main di dua jalur krusial – genjot investasi dan sukseskan Sensus Ekonomi 2026.
“Kita butuh data akurat. Dari sensus kita tahu kondisi ekonomi real-time, baru kebijakan bisa tepat sasaran. Kepala daerah, sukseskan Sensus Ekonomi 2026!” seru Bobby.
Lebih tegas lagi, Bobby menyorot hilirisasi. Di tengah gempuran ekonomi global, Sumut tidak boleh lagi jual bahan mentah. Hilirisasi wajib jalan ubah komoditas jadi produk bernilai tambah. Efeknya jelas – pendapatan naik, lapangan kerja bertambah, ketergantungan impor berkurang.
BPS RI pun resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sumut. Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo mengingatkan: sukses sensus tergantung kejujuran data dari masyarakat.
Usai pencanangan, Gubernur Bobby didampingi seluruh kepala daerah, termasuk Bupati Samosir Vandico, membuka PIISU 2026 dan meluncurkan Aplikasi SiapLayani Sumut Berkah. Rombongan kemudian menyisir stand pameran.
Vandico turun langsung didampingi Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kepala BAPPERIDA Rajoki Simarmata, dan Kadis PMPTSP Pilipi Simarmata. Sinyalnya jelas Samosir tidak mau jadi penonton. UMKM lokal harus siap tempur di era hilirisasi.
(Royziki F.Sinaga)