Menakar dan Merefleksikan Kondisi Kota Medan Diakhir Keperiodean Bobby Nasution, GMKI Medan Melakukan Dialog Publik

Suaramedannews, Medan – Dengan tema ‘ Kota Medan Hari Ini: “Antara Harapan dan Kenyataan” ’, Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Medanmelaksanakan diskusi publik di AULA PKM GMKI Medan, Jalan Iskandar Muda No.107 A, Medan . Adapun maksud tujuan tersebut dalam rangka merefleksikan Kota Medan hari ini yang dipimpin oleh Bobby Nasution-Aulia Rachman yang sudah di penghujung periode.

Acara ini dihadiri lebih dari 100 peserta diskusi yang berasal dari kalangan mahasiswa, pemuda gereja dan cendekiawan. Diskusi ini menghadirkan 2 pembicara utama, yaitu Drs. Wong Cun Sen selaku Anggota DPRD Kota Medan, Drs. Shohibul Anshor Siregar MSi sebagai Dosen FISIPOL UMSU di Kota Medan. Dialog publik dibawa langsung oleh Dandy Sihotang Wakil ketua BPC GMKI Medan Bidang Aksi dan Pelayanan.

Dalam sambutannya Ketua BPC GMKI Medan Wendy Sembiring S.E GMKI merupakan organisasi pengkaderan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kritis akan kondisi sosial terkhusus Kota Medan. “Dalam memperingati hari lahir Kota Medan ke 434, GMKI Medan melakukan dialog publik untuk berdiskusi dan merefleksikan tentang kondisi Kota akhir-akhir ini. Dialog Publik ini berjudul “Medan hari ini: antara Harapan dan Kenyataan” mengajak kader GMKI dan pemuda Gereja lainnya untuk ikut sama-sama memikirkan tentang bagaimana realisasi dari visi – misi Pemko Medan. Apakah harapan untuk pembangunan fisik (gedung, jalan dll) dan pembangunan non-fisik (kualitas SDM) berjalan baik di Kota Medan” ucapnya.
 
Kemudian diskusi dilanjutkan dengan pemaparkan materi dari masing-masing Pembicara. Wong menyatakan, “realita yang terjadi di Kota Medan hari ini masih pada tantangan seperti kemacetan lalu lintas, kumuh perkotaan, dan penyedian layanan publik yang belum juga optimal” ungkapnya.

Di lain sisi, Shohibul juga mengkritisi performa Pemerintah Kota Medan yang dipimpin oleh Bobby Nasution Peforma Pemko Medan har ini seperti Proyek gagal lampu pocong, Mall center point, banjir, dan angka penganguran yang terjadi lampu pocong. “berdasarkan kegagalan pada Proyek lampu pocong ini sudah semestinya di Audit sejak awal hingga tidak perlu sampai 85% pengerjaan baru dinyatakan total lost” ujarnya.

Setelah penyampaian statement dari ketiga pembicara, acara dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dan sharing pendapat antar peserta diskusi. Diakhir dengan penarikan kesimpulan dari Dandy sihotang sebagai Wakil Ketua GMKI Medan bidang Aksi dan Pelayanan sekaligus Moderator, Mengatakan GMKI Medan Menganggap Meskipun Mendapatkan Dukungan Pusat, Bobby Nasution Gagal Pimpin Medan
“Berdasarkan diskusi kita sore hari ini rasa-rasanya Pemerintah kota Medan hari ini masih belum sesuai dengan harapan ini diliat dari realita yang terjadi dimulai dari kemacetan, Banjir, Tingginya Angka putus sekolah, Tinggi nya Angka penguna Narkoba, Serta giat pembagunan yang masih belum optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat, Padahal Kota Medan salah satu daerah yang mendapat kan sokongan lebih dari pusat.(Rel/Ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *