Ombudsman RI perwakilan Sumut: jika Tak mampu lebih Baik Mundur

SuaraMadanNews.Com,Mandailing Natal- Bupati dan wakil Bupati Mandailing Natal Sudah hampir 8 hari tidak berada di kabupaten Mandailing Natal.Bupati dan Wakil Bupati di Kabarkan Sedang Berada di Kota Medan,Provinsi Sumatera Utara.

Atas ketidak beradaan Orang Nomor satu dan Nomor Dua di pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal(Madina),tugas Bupati dan wakil Bupati Madina di emban,Sekretaris Daerah,Alamulhaq Daulay menjadi menjadi pelaksana Harian Bupati Madina Kurang lebih selama 7 hari.

Hal ini kemudian Mendapat sorotan dan tanggapan dari berbagai kalangan.

Melihat hal ini,kepala perwakilan Ombudsman Sumatera Utara,Abiyadi Siregar meminta Bupati Mandailing Natal,HM.Ja’far Sukhairi Nasution Untuk lebih mementingkan urusan masyarakat di Kabupaten Madina di bandingkan urusan atau kegiatan yang tidal ada hubungannya dengan Masyarakat.

Hal tersebut di sampaikan oleh Abiyadi ketika di mintai tanggapannya terkait jarangnya Bupati Madina berada Kabupaten Madina pada Rabu(12/04/2023).

“Jika Bupati Madina tak mampu mengurusi urusan masyarakatnya,lebih baik legowo dan Mundur saja,dan serahkan mendat masyarakat kepada yang lebih mampu.

Urusan Partai ataupun urusan lain diluar urusan masyarakat,itu seharusnya jadi urusan sampingan.”ujar mantan redaktur Harian Madan Bisnis Ini.

Abiyadi juga menerangkan,kekosongan pemimpin di kabupaten sangat berpengaruh pada gerak Roda pemerintahan. Bahkan ,dengan ketidakhadiran Bupati di Mandailing Natal,Tunjangan Hari Raya(THR) dikalangan ASN dan Pegawai Negeri Sipil Di Madina tertunda.

“Jika tertundanya THR ini karena ketidakhadiran Bupati akibat perbup belum ditandatanganinya,ini tentu sudah sangat menyalahi aturan. Sebenarnya ini bisa disiasati dengan tanda tangan elektronik atau apalah itu sehingga pelayanan publik tidak terganggu.”terang Abiyadi

Masih menurut lelaki yang gemar traveling ini,THR sangat lah penting khususnya bagi ASN di lingkungan pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal(Madina),Sehingga dengan keterlambatan ini maka kinerja dari ASN akan berdampak.

“ASN itu kan juga bagian dari publik.sehingga dengan tertundanya THR dengan alasan ketidakhadiran Bupati di Madina itu sangatlah lucu. Tapi Bupati juga harus memilih prioritas kegiatannya. jika Ja’far Sukhairi tak mampu maka lebih baik mundur,agar pelayanan publik bisa tetap berjalan baik.” Ungkap Abiyadi. 

(Reporter:Suhartono/Editor:Anto)

About SMN_Ant

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *