Pegiat Anti Narkoba dan Advokat Yudi Irsandi SH Minta Kepolisian Bertindak Tegas Terhadap Pemeriksaan Pidana 7 Personel Satresnarkoba Dan Jangan Hanya Berujung Pada Pemutasian

Pegiat Anti Narkoba dan Advokat Yudi Irsandi SH Minta Kepolisian Bertindak Tegas Terhadap Pemeriksaan Pidana 7 Personel Satresnarkoba Dan Jangan Hanya Berujung Pada Pemutasian

Suaramedannews.com – Medan Sumut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali memeriksa tujuh personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumatera Utara (Sumut).Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan 7 personel Satnarkoba Polrestabes Medan.Namun Nainggolan mengaku tidak mengetahui secara rinci terkait persoalan apa yang dilakukan oleh tim (7 personel)tersebut.“Memang ada personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan yang diperiksa oleh pihak Propam Polda Sumut. Kalau soal pelanggarannya saya tidak tahu. Kita tunggulah perkembangannya, karena masih proses,” kata Nainggolan, Sabtu (26/6/2021).

Selain itu, lanjutnya, dalam proses pemeriksaan itu juga melibatkan satu tim penyelidikan dan penyidik, mulai dari tingkat kepala unit (Kanit).Seperti diketahui sejumlah personel Satres Narkoba Polrestabes Medan itu diperiksa Bid Propam Polda Sumut, karena diduga melakukan penyelewengan atau penggelapan terhadap barang bukti narkoba dan uang.Akibatnya tujuh oknum anggota Sat Resnarkoba Polrestabes Medan ini, langsung dimutasikan.Pemutasian itu tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) di tanggal 17 Juni 2021 diteken oleh Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji.

Inilah inisial nama-namanya:

1. AKP PES Kanitdik 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit Barbuk Sattahti Polrestabes Medan TTK.

2. Iptu TH Kasubbid 1 Unitdik 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbid 1 Unitdalmas Satshabara Polrestabes Medan TTK

3. Ipda JP Kaur Mintu Satresnarkoba Polrestabes Medan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubnit 1 Unitdik 5 Satreskrim Polrestabes Medan TTK

4. Aiptu DE Satresnarkoba Polrestabes Medan diangkat dalam jabatan baru sebagai BA SatShabara Polrestabes Medan TTK.

5. Aipda MN Satresnarkoba Polrestabes Medan diangkat dalam jabatan baru sebagai BA Satshabara Polrestabes Medan

6. Bripka RS Satresnarkoba Polrestabes Medan diangkat dalam jabatan baru sebagai BA Satshabara Polrestabes Medan TTK

7. Briptu MK Satresnarkoba Polrestabes Medan diangkat dalam jabatan baru sebagai BA Satshabara Polrestabes Medan TTK.

“Advokat dan Pegiat Anti Narkoba Yudi Irsandi SH merasa keberatan atas keputusan pemutasian tersebut seperti yang disampaikan pada awak media Minggu,(27/6/2021),”Saya keberatan akan mutasi yang hanya dikenakan oleh ke 7 personil tersebut akan tetapi meminta dengan tegas pemeriksaan pidananya.Dengan alasan pasal 112. UU narkotik, Kami selaku praktisi akan menyurati kompolnas, propam mabes RI dan Kapolri… Apabila masih dipaksakan dimutasi saja.Padahal kita tahu mereka telah menggelapkan narkotika hingga memiliki tanpa izin Negara Melihat keputusan dari propam poldasu atas mutasi ke 7 personil serse narkoba Polrestabes Medan, saya sangat keberatan atas mutasi tersebut.Melihat perbuatan mereka sama dengan perbuatan tersangka narkoba lainnya…. Seharusnya pidana yg dikenakan kepada mereka bukan mutasi. Dengan dikenakan pasal 112 UU narkoba sudah bisa melaksanakan perintah Kapolri dengan motto PRESISI, sehingga kesamaan hukum sama dengan masyarakat umum. Tak ada lagi buta hukum di mata kepolisian. Mereka layak dikenakan UU narkoba dengan sengaja memiliki dan menguasai tanpa izin negara.

“Maka saya selaku pengiat anti narkoba akan bertindak dengan menyurati KAPOLRI, KOMPOLNAS DAN PRESIDEN,atas putusan mutasi terhadap 7 personal polisi polrestabes Medan. Mari kita benar benarkan menjalankan perintah undang undang dan perkap Kapolri atas tindakan oknum polisi yg menggelapkan sabu dan uang… Mereka adalah penjahat sebenarnya dan harus dihukum berat karena mereka mengetahui hukum dan menjalankan perintah hukum. saya juga meminta pihak propam dalam pengembangan pengelasan narkoba apakah ada dugaan pasal 114 dari oknum tersebut dan apabila terbukti ada unsur sengaja untuk mengedarkan maka sudah layak dugaan tersebut digunakan pasal 112 dan pasal 114,”imbuh Yudi.(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *