Suaramedannews.com, Samosir – Peresmian Gereja jemaat persiapan Banua Niha ke Riso Protestan ( BNKP) di hadiri PRAESES Faalasokhi Zebua S.Th, BPMR dan rombongan, yang sekaligus mengadakan kegiatan ibadah di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Minggu (27/08/2023)
Turut hadir dalam peresmian Gereja jemaat BNKP Pdt. Arlimen Lahagu, S.Th, mewakili Bupati Samosir Asisten I Tunggul Sinaga, Wakil Ketua DPRD Samosir Dr. Pantas Marroha Sinaga, Koramil 03 Pangururan Sertu Titir Sihotang, Sertu AL Fahri, Koptu Donald Hutauruk, Kalapas Pangururan Krisman Ziliwu, Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung, Kadis Dinas Perijinan diwakili Simarmata, Mewakili Kadis Kesehatan KB Siboro, dan Mewakili Koperindag Manurung.
Dalam sambutannya PRASESES Faalasokhi Zebua S.Th menyampaikan pelayanan dimasa 2022-2027 personil yang harus diangkat yakni Pelayan yang cakap dan mampu untuk terus membawa Gereja ini semakin baik kedepannya, sehingga masyarakat jemaat yang ada di Banua Niha ke riso Protestan dapat beribadah dengan senang dan penuh sukacita.
Mewakili Koramil 03 Pangururan Sertu Titir Sihotang berharap Gereja BNKP yang baru di resmikan agar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh saudara kita dari suku Nias.
“Gereja ini akan digunakan saudara saudari kita untuk beribadah dari suku Nias yang beragama kristen, harapan saya bisa digunakan dan dijaga dengan baik” tutur Sertu Titir Sihotang.
Lanjut, Titir Sihotang mengatakan Kehadiran Gereja BNKP di Samosir Tentu harus di dukung agar seluruh umat beragama secara khusus suku Nias juga yang sudah berdomisili di Samosir memiliki tempat beribadah
“Saya kira ini pertama kali berdiri Gereja BNKP di Samosir, dan kita Senang melihatnya karena ini sangat baik,” ujarnya.
Ditempat yang sama Kapalapas Pangururan Krisman mengatakan bahwa suku Nias yang merantau ke Kabupaten Samosir sudah mencapai 2000 jiwa serta yang sudah berdomisili lebih kurang ada 400 org sudah merupakan penduduk Kabupaten Samosir. sebahagian lagi masih dalam proses, Hal itulah yang menjadi dasar pemikiran untuk mendirikan rumah ibadah dan dalam waktu limah (5) bulan BNKP Sudah bisa berkibar berdiri di Kabupaten Samosir.
Mewakili DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga menyampaikan dari DPRD akan memperjuangkan proposal yang sudah dimasukkan oleh panitia BNKP kepada DPRD kabupaten Samosir, karena menyangkut tempat ibadah bagi masyarakat, jangan kan gereja pembuatan kandang-kandang ternak saja seperti kambing- kambing yang ada disini kami bantu apalagi ini untuk tempat ibadah dan itu akan kami tuangkan ditahun 2024 karena di tahun ini sudah tidak bisa lagi. Kami juga akan segera memberitahukan kepada pengurus Gereja BNKP.
Sebelumnya, Bupati Samosir Vandiko Gultom yang diwakili Asisten I Tunggul Sinaga juga menyambut baik pembangunan Gereja BNKP di Samosir. Hal itu disampaikannya saat menerima Audiensi Panitia Peresmian BNKP Samosir di Ruang Kerjanya, Jumat, (25/08/2023).
“Atas nama Pemkab Samosir saya mengucapkan terima kasih. Kami sangat menyambut baik bahwasanya di Kabupaten Samosir BNKP sudah berdiri untuk menjadi wadah peribadatan kristen dari suku Nias,” ucap Vandiko.
Bupati Samosir juga mendukung upaya pembangunan mengingat BNKP Samosir masih menyewa lahan dan kami akan terus Membahas tentang ini agar gereja ini bisa berdiri tanpa harus mengontrak lahan lagi.
Penasehat Panitia Peresmian, Krisman Ziliwu menyampaikan bahwa BNKP adalah merupakan gereja pertama di Samosir dan yang diresmikan Praeses.
(Reporter:Fery Sinaga/Editor:Indra Matondang)