ribuan masyarakat  Belawan bahagia minta walikota Medan kaji ulang pembangunan tanggul rob di depan rumah masyarakat 

Suaramedannews.com, Medan – Sebanyak 1.221 Warga masyarakat Belawan Bahagia Menandatangani Surat Pernyataan Sikap kepada Walikota Medan terkait Rencana Pemko Medan Membangun Tanggul Rob di Kelurahan Belawan Bahagia.

Menurut Adli Azhari, didampingi Teddy Pardede SE, Legiman, Suyadi, Suhairi,  Arifin dan Arnus menyatakan bahwa ini adalah pertemuan kedua setelah pada pertemuan pertama kami laksanakan pada Selasa malam di tempat yang sama di Ali Kopi Belawan Bahagia, yang hadir pada saat itu selain kami, juga hadir Abati Syamsul Bahri, Ust. Mulianto, Ust. T. Zakaria, H. Sulaiman SE, Syamsul Bahri Hasibuan, Putra Islamy, Khairil, M. Risky Siregar, Man KUD, M. Jalil, Ahmad Ja’far, Zakaria, Zul Tambunan, M. Syafrizal, Putra Marbun, Chairuddin Srg dan Ilyas.

Kepada awak media, adli mewakili kawan-kawan yang  lain mengatakan bahwa Kami masyarakat Belawan Bahagia Sangat setuju dengan program Pemko Medan dalam menanggulangi banjir rob yang terjadi di Medan Belawan, akan tetapi rencana Pemko Medan untuk membangun tanggul rob didepan rumah masyarakat adalah bukan solusi yang baik bahkan hal ini akan menimbulkan masalah baru, hal ini kami tuangkan dalam pernyataan sikap yang ditanda tangani sebanyak 1.221 Warga Belawan Bahagia yang terdampak, sebenarnya lebih dari ini bisa kami kumpulkan, tetapi karena waktu yang terbatas maka hal ini menurut kami sudah cukup mewakili warga yang ada dan surat penyataan ini akan kita sampaikan kepada Bapak Walikota Medan dengan tembusan Bapak Ketua DPRD Medan, Bapak Camat Medan Belawan dan Bapak Lurah Belawan Bahagia pada hari Jum’at, 24 Juni 2022.

Ketika disinggung apa isi surat pernyataan itu, adli mengungkapkan bahwa kami menyampaikan keluhan kami kalau tanggul rob dibangun didepan rumah akan menimbulkan masalah baru, diantaranya jika banjir rob terjadi maka rumah yang dibelakang benteng akan semakin tinggi naiknya serta hal – hal lainnya baik yang berada dibelakang maupun yang didepan tanggul. Disamping itu kita juga memberikan saran serta solusi kepada pak Walikota Medan didalam surat pernyataan ini, diantaranya pengerukan Alur, Membuka Benteng sawit di paluh-paluh, Membuat sumur buatan, pelestarian pohon mangrove dan hutan bakau, perbaikan drainase, pembuatan gorong – gorong dan peninggian jalan. Semua secara jelas dan terperinci kami tuliskan dalam surat pernyataan ini. Kita berharap Bapak Walikota Medan, DPRD Medan dan Pihak lainnya dapat merealisasikannya dalam waktu yang secepatnya.

Sementara itu, Teddy Pardede mengatakan bahwa   dengan segala kerendahan hati meminta kepada Bapak Walikota Medan untuk dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam menyikapi hal ini, agar apapun yang dilakukan tidak merugikan pihak manapun, karena kami yakin Bapak Bobby adalah orang yang bijaksana dalam mengambil keputusan. Dan  kalau dapat pembangunan Tanggul Rob ini dibuat dibelakang Rumah masyarakat yang langsung berhubungan dengan laut, kemudian kami juga menghimbau kepada Bapak Walikota Medan untuk dapat mewujudkan keinginan masyarakat pesisir yang berhubungan dengan laut ini bisa memiliki rumah dan tanah yang kami huni selama ini milik PT. Pelindo menjadi milik masyarakat sepenuhnya tutup teddy Pardede SE.

(Reporter;Gito/Editor:Supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *