Sangat rentan kehidupan Pasangan suami istri dengan kelima orang anak tak pernah tersentuh bantuan pemerintah

Suaramedannews.com, Medan – Pasangan suami istri Ratna (45) dan Ali Umar (49) dengan kelima orang anaknya harus menerima pahitnya ujian hidup, Pasalnya Warga menetap di Ling VIII Gang Teratai, Kelurahan labuhan Deli, Kec. Medan Marelan itu tak pernah tersentuh bantuan pemerintah, Selasa (11/10/2022).

Keluarga itu boleh dikatakan tidak tersentuh sama sekali oleh bantuan sosial dari pemerintah, semisal bantuan untuk warga kurang mampu, namun keluarga tersebut tidak mendapatkan haknya sebagi warga miskin untuk menerima bantuan dari pemerintah sama sekali.

“Saya tidak pernah mendapatkan bantuan, bantuan apapun saya tak pernah mendapatkannya, malah rumah-rumah yang gedung-gedung itu yang mendapatkannya,” ungkap Ali didampingi istri dan anaknya.

Ali sehari-hari bekerja serabutan demi menghidupi keluargany, Pekerjaan apapun ia kerjakan selagi pekerjaan itu halal.

“Ya saya bekerja serabutan, apa yang dapat dikerjain saya kerjain yang penting saya tidak mencuri,” jelas Ali menambahkan.

Dijelaskannya kondisi kehidupan keluarganya saat ini cukup memprihatinkan, dengan kondisi pendapatan sehari-hari yang sangat terbatas,tinggal disebuah pondok kecil yang tak layak huni. Kondisi itu membuat kelima anaknya harus putus sekolah dikarenakan ketiadaan biaya untuk melanjutkan sekolah.

“Lepas makan ajalah, anak ada lima, Sudah pada putus sekolah kerena tidak mendapatkan biaya, tidak ada biaya lagi, untuk makan saja kadang saya udah menyamping-nyamping kadang,” ujarnya.

Ia juga mengaku sudah mempertanyakan hal ini kepada pemerintah setempat yakni kepling, namun tetap saja tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan atas apa yang di pertanyakannya mengenai hak keluarganya untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

“Udah pernah, cuman tidak ditanggapi, belum ada nama, belum ada nama, belum ada namanya keluar gitu aja katanya. Udah ada setahun lalu, udah diajukan,” jelasnya.

Keluarga Ali berharap agar kiranya pemerintah mau membantu keadaan sosial ekonomi keluarganya yang memang cukup memprihatinkan itu.

“Harapan saya saya, kalau bisa dibantulah, tengoklah anak-anak saya pun masih kecil-kecil, bermohonlah saya,” pungkasnya.

(Reporter:Gito/Redaktur:Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *