Stop Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas: KAMAK Desak Kajati Sumut Sasar Lingkaran Wali Kota Medan

Suaramedannews.com, Medan – Kajati Sumatera Utara yang baru langsung mendapat desakan dari Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) untuk menuntaskan penyelidikan dugaan pengkondisian proyek di Pemko Medan. KAMAK meminta agar pemeriksaan tidak berhenti di level pelaksana lapangan.

“Ini ujian pertama Kajati Sumut. Jangan hanya mentok di PPK atau pelaksana teknis. Kalau ada indikasi kuat, periksa semua pihak yang disebut terlibat, termasuk Wali Kota Medan Rico Waas, Rio Adrian, dan John Lase,” tegas Koordinator Nasional KAMAK, Azmi Hadly, Selasa (2/6/2026).

Azmi menilai isu pengaturan tender di Pemko Medan sudah lama beredar. Menurutnya, pengkondisian proyek bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi korupsi sistemik yang merusak persaingan dan menggerus uang daerah.

“Kalau proyek sudah dikunci sejak awal, kualitas jadi korban. Rakyat yang rugi, uang negara bocor, pelayanan publik ambruk,” katanya.

Ia juga meminta Kejati Sumut tidak gentar menghadapi tekanan politik. “Keberanian memeriksa pihak yang punya akses ke kekuasaan adalah tolok ukur kepercayaan publik ke Kajati yang baru,” ujarnya.

KAMAK menegaskan akan terus mengawal anggaran di Sumut, khususnya proyek Pemko Medan. “Jangan ada kesan hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas. Kalau bersih, buktikan lewat proses transparan. Kalau ada pidana korupsi, usut tuntas,” pungkas Azmi.

Menanggapi desakan itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Rizaldi, menyatakan pihaknya terbuka terhadap setiap laporan.

“Kejati Sumut siap memeriksa nama-nama pejabat tersebut sepanjang ada bukti yang cukup. Kami juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin mengadu,” kata Rizaldi saat dihubungi.

“Kalau buktinya kuat, jangan ragu. Penegakan hukum tidak boleh berhenti karena jabatan atau kedekatan politik,” tambahnya.

Desakan KAMAK muncul di tengah sorotan publik terhadap penanganan dugaan korupsi proyek di Sumut. Langkah Kajati baru dinilai akan menjadi penentu kepercayaan masyarakat terhadap institusi Adhyaksa di daerah ini.

(Reporter:Irwan Syahputra/Editor:Royziki F. Sinaga)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *