Suaramedannews.com, Samosir – Warga Desa Tomok ditipu disalah satu aplikasi online yang menawarkan jual beli sepeda motor, karena stres ditipu korban diduga berniat mengakhiri hidupnya.Senin,(24/07/2023)
Hal ini disampaikan Humas Polres Samosir Brigadir Vandu.P.Marpaung saat dikonfirmasi awak media.
Vandu menjelaskan kronologi awal kejadian, pada sore hari ada warga yang menginfokan ke Polsek Simanindo tentang seorang pria yang mencoba untuk melakukan bunuh diri.
“Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Simanindo, AKP Nandi Butar-butar, beserta anggota Polsek Simanindo segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan”kata Vandu
Lanjut,Humas Polres Samosir mengatakan Dengan bantuan Kadus 1 Desa Tomok, Kapolsek dan anggota polsek simanindo memasuki rumah tersebut dan menemukan seorang pria sedang tertidur dengan luka gores pada tangan kirinya yang mengeluarkan darah.
“Tanpa ragu, Kapolsek Simanindo bersama Kadus dan warga sekitar segera membawa korban ke Puskesmas Ambarita untuk mendapatkan pertolongan pertama”jelas vandu
“Dari informasi yang diperoleh dari Kadus, diketahui bahwa pria tersebut bernama (FPS)(25), beragama Kristen, dan bekerja sebagai petani dengan alamat di Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir”
Humas Polres Samosir menambahkan, Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan beberapa barang bukti, di antaranya satu bilah pisau, satu botol Aqua yang berisikan cairan berwarna kuning yang diduga telah diminum oleh korban, dan satu bungkus rokok merek Luffman.
“Setelah menerima pertolongan pertama dari Puskesmas Ambarita, korban akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga. Namun, dari informasi yang terhimpun, diduga bahwa (FPS) mencoba untuk bunuh diri karena merasa frustrasi akibat mengalami penipuan dalam pembelian sepeda motor melalui platform online”tambahnya kembali
Vandu juga mengatakan, Peristiwa ini menyisakan keprihatinan di kalangan masyarakat setempat. Kepolisian Simanindo berkomitmen untuk terus menyelidiki lebih lanjut tentang peristiwa tragis ini dan mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan komunikasi dan dukungan sosial dalam menghadapi masalah yang sulit, serta berhati-hati dalam bertransaksi online.
(Reporter:Fery Sinaga/Editor:Indra Matondang)