Aksi Buruh Tolak Kenaikan BBM, Ketua DPRD Sumut Keluarkan Surat Dukungan Agar Presiden Batalkan Kenaikan BBM

Suaramedannews.com, Medan – Aksi ratusaan massa dari Partai Buruh Sumut yang menolak kenaikan harga BBM ke DPRD mendapat dukungan langsung Dari Ketua DPRD dan Anggota DPRD Sumut lainya.

Hal tersebut diketahui usai delegasi aksi Partai Buruh Sumut memasuki gedung DPRD Sumut yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, didampingi Wakil Ketua DPRD Sumut Misno Adsyahputra, H Jumadi, Harianto , Abdul Rahim.

Delegasi buruh dalam pertemuan tersebut meminta agar DPRD Sumut mengirimkan surat dukungan tuntutan rakyat Sumut yang menolak kenaikan harga BBM secara resmi kepada Presiden Jokowidodo langsung dikabulkan oleh Ketua DPRD dan Anggota Dewan yang hadir.

” Pada prinsipnya kami DPRD Sumut juga mendukung, penolakan kenaikan harga BBM yang disampaikan oleh para pengunjuk rasa, kami akan segera menyurati Presiden RI dan menembuskan ya ke DPR RI aspirasi rakyat Sumut ini,” Ujar Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting di Aula Rapat DPRD Sumut, Selasa (6/09/22).

Baskami menambahkan, semua tuntutan masyarakat yang aksi pada hari ini muaranya ada di Nasional (pusat), pihaknya hanya bisa meneruskan apa yang menjadi harapan masyarakat khususnya Sumatera Utara.

“Nanti kami akan lampirkan surat tuntutan dari saudara buruh, semoga dapat menjadi pertimbangan bapak presiden Jokowi, ditunggu saja suratnya hari ini kami tandatangani dan kami krim langsung ke Presiden RI,” pungkas Baskami.

Atas respon tersebut, Ketua Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo yang mempin aksi massa dan bertemu langsung dengan Baskami Ginting menyampaikan apresiasinya atas dukungan para wakil rakyat Sumut ini.

Willy berharap pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden RI, dapat menyahuti tuntutan rakyat Indonesia, ia juga mengancam apabila tuntutan para buruh tidak disahuti maka pihaknya mengelar aksi secara terus menerus.

“Jika tuntutan tidak dipenuhi, maka kami akan terus menerus aksi dan membawa massa aksi lebih banyak lagi dari hari ini,” tandas Willy yang juga merupakan Aktivis buruh dari FSPMI Sumut.

Dalam aksinya Partai buruh mengusung 4 poin tuntutan yakni agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM keharga semula, cabut UU Cipta Kerja, Naikan Upah Buruh 15 % dan turunkan harga sembako,

Aksi Partai Buruh Sumut yang juga tergabung didalamnya elemen rakyat seperti Serikat Pekerja Serikat Buruh, Petani, Nelayan, Komunitas Ojek Online ini menggelar orasinya didepan Kantor DPRD Sumut sekira pukul 11.00 WIB, massa aksi terlihat membubarkan diri usai menerima surat resmi dukungan dari Ketua DPRD Sumut yang ditujukan kepada Presiden RI sekira pukul pukul 16.00 WIB.

Dalam aksi penolakan kenaikan BBM Mendapat Pengawalan ketat pihak kepolisan dari Polrestabes Medan.

Terlihat Kabag OPS AKBP Arman Muis langsung memantau pengawalan aksi buruh menolak BBM di DPRD Sumut agar tetap kondusif.

(Reporter:Anto/Editor:Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.