Suaramedannews.com, Medan – Forum Mahasiswa dan Rakyat Sumatera Utara (FOMARA) Sumut memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP Sumatera Utara, Brigjen Pol. Tatar Nugroho beserta jajaran.
Apresiasi itu disampaikan atas keberhasilan BNNP Sumut mengungkap 3 kasus besar peredaran narkotika yang dinilai menjadi pukulan telak bagi jaringan bandar di Sumut.
Dalam serangkaian operasi, BNNP Sumut berhasil menggagalkan peredaran hampir 8 kilogram sabu, menyita 92 kilogram ganja kering asal Gayo Lues, Aceh, serta membongkar pabrik home industry pod getar berisi narkotika jenis etomidate di Kota Medan.
1. Gagalkan 8 Kg Sabu di Medan Petisah
Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat soal rencana pengiriman narkotika di kawasan Medan Petisah. Petugas kemudian menangkap seorang pria berinisial JW dan mengamankan hampir 8 kilogram sabu yang diduga siap diedarkan.
2. Sita 92 Kg Ganja dari Aceh
BNNP Sumut juga menggagalkan penyelundupan 92 kilogram ganja kering dari Aceh menuju Medan. Seorang kurir berinisial J ditangkap. Dari hasil pengembangan, petugas lalu mengamankan SS alias U yang diduga berperan sebagai penampung/pembeli.
3. Bongkar Pabrik Pod Getar Etomidate
BNNP Sumut membongkar industri rumahan yang memproduksi pod getar mengandung etomidate. Empat orang tersangka diamankan bersama ratusan cartridge pod getar siap edar. Berdasarkan penyelidikan, bahan baku pod tersebut diduga berasal dari Kamboja dan dipasarkan dengan sistem COD.
Ketua Umum FOMARA Sumut, M. Rasyid Padang, http://S.Pd., menyebut keberhasilan tersebut bukti nyata komitmen BNNP Sumut memutus mata rantai peredaran narkotika.
“Atas nama Forum Mahasiswa dan Rakyat Sumatera Utara, kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Brigjen Pol. Tatar Nugroho dan seluruh jajaran. Keberhasilan membongkar jaringan sabu, ganja, hingga pabrik pod getar adalah prestasi yang menyelamatkan ribuan generasi muda dari ancaman narkotika,” ujar Rasyid, Sabtu (1/8/2026).
Ia menilai pengungkapan tiga kasus itu menjadi sinyal tegas bahwa negara tidak memberi ruang bagi jaringan narkoba berkembang di Sumut.
FOMARA Sumut juga mengajak masyarakat bersinergi dengan aparat dengan memberikan informasi jika mengetahui aktivitas penyalahgunaan narkotika.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kami mendukung penuh langkah BNNP Sumut memberantas jaringan narkotika sampai ke akar-akarnya, demi Sumut yang bersih dari narkoba dan demi masa depan generasi bangsa,” tutup Rasyid.
(Reporter:Irwan Syahputra/Editor:Royziki F.Sinaga)