Berkat Kerja Keras: Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus SIK, MH, Berhasil Pertahankan Disertasinya Pada Ujian Terbuka Doktor Di Kampus USU 21 Oktober 2021

Berkat Kerja Keras: Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus SIK, MH, Berhasil Pertahankan Disertasinya Pada Ujian Terbuka Doktor Di Kampus USU
21 Oktober 2021

Deli Serdang-Suaramedannews.com “Alhamdulillah…Begitu, kalimat pertama yang terucap dari Kompol Muhammad Firdaus SIK, MH, 36 thn anak pertama dari pasangan ayah Almarhum Jalaluddin dan ibu Ciptowaty itu. Setelah dia berhasil mempertahankan tugas akhir dalam bentuk disertasi, berjudul “Peran Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Dalam Mendukung Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat,” pada ujian terbuka yang digelar, Kamis (21/10). Sejak kecil Kompol Muhammad Firdaus SIK, MH, 36,yang ditanamkan Oleh orangtunya, bahwa tanggung jawab dan pendidikan yang Utama adalah fondasi dalam hidup. Orang tua Firdaus yakin, selagi niatnya mau menuntut ilmu, Allah SWT akan mempermudah jalannya.

Situasi ini sempat dialami Firdaus, tepatnya di tengah perkulihan S3-nya di tahun 2020, dia ditugaskan mengungkap kasus rumit, pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin pada 2020. Menghadapi situasi ini Firdaus tidak pernah ragu mengamalkan petuah ayahnya.

Kasus Hakim berhasil diungkap dan hari ini, akhirnya dia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Sumatera Utara (USU). Sidang terbuka promosi doktor secara virtual dibuka dan dipimpin oleh Wakil Rektor I USU, Dr Edy Ikhsan, SH, MA, dengan promotor Prof Tan Kamello SH, MS, co promotor terdiri atas, Prof Dr Saidin SH, MHum dan Prof Dr Sunarmi SH, MHum. Sedangkan penguji Dr Zulkarnain Sitompul SH, LLM dan Dr Mahmul Siregar SH, MHum.

Rona bahagia dan syukur tampak dari wajah pria kelahiran Sabang, 26 Juni 1985 ini. Karena ia merupakan stambuk tahun 2018 yang lulus pertama dengan Predikat pujian CUMLAUDE dan IPK 3,94. Dia sama sekali tidak menyangka bisa menyelesaikan pendidikannya.

“Masih dibayangkanya betapa sulitnya dia membagi waktu kuliah dan pekerjaanya sebagai penegak hukum.“Perjuangan terasa berat melaksanakan kuliah dan menulis Disertasi karena jabatan sebagai Kasat Reskrim Polresta Deliserdang. Banyaknya kasus atensi publik yang saya tangani membuat penulisan Disertasi menjadi terhambat,” ujar suami dari Laras Putri Dita dan ayah dari Farrasha Siti Kirana, Farranya Siti Sarah, Farhanna Siti Kamila dan Muhammad Omar Firdaus itu.

“Namun, dia tetap yakin bahwa kelulusan ini tidak terlepas dari dukungan orangtua, istri, anaknya dan juga yang pasti atas kehendak Allah SWT.“Dengan izin Allah SWT dan dukungan dari orang tua, istri, keluarga serta sahabat -sahabatnya., pendidikan S3 saya selesai dalam waktu 3 tahun 1 bulan,” ujar lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2006. Firdaus yang mengenyam pendidikan dari sejak SD, SMP hingga SMA di Sabang dan masuk Akpol tahun 2003 yang kemudian melanjutkan S2 di USU tamat Tahun 2018, mengakui semangat menempuh pendidikan di masa muda, merupakan amanat dari almarhum ayahnya. Sang ayah berpesan kualitas hidup seseorang bisa dilihat dari bagaimana dia menuntut ilmu, lalu mengamalkannya.“Pendidikan ini, sebagai upaya pemantapan karakter jati diri dan mencerdaskan setiap orang melalui pengajaran dan pelatihan,” ujar sosok yang mengidolakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit ini.

“Firdaus berharap kedepannya ilmu yang telah di pelajarinya semoga bisa membantu masyarakat dan saya akan terus belajar dan menuntut ilmu,”ucap Firdaus.(junaidy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *