Gerakan Satu Juta Pohon 10 Januari: Sesuai dengan Ajaran Agama Islam

Suaramedannews.com,Medan-Tahukah kita bahwa tanggal 10 Januari adalah Hari Gerakan Satu Juta Pohon, untuk tahun 2023 jatuh pada hari selasa.

Peringatan ini dilakukan atas kesadaran ekologis tentang betapa besarnya peran lingkungan sekitar bagi kehidupan manusia.

Hari Gerakan satu juta pohon di Indonesia telah diperingati sejak tahun 1993.

Menilik dari kearifan lokal (local wisdom) nenek moyang kita sudah mengajarkan batasan mengambil sesuatu dari alam.

Untuk penebangan pohon dibatasi pohon yang sudah berusia tua.Batasan tersebut untuk menjaga keseimbangan alam.

Sangat disayangkan gelombang industrialisasi menimbulkan efek buruk berupa pengabaian kelestarian lingkungan.

Penebangan pohon yang dilakukan semena-mena sehingga deforestasi hutan yang tidak terkendali.

Akibatnya kita rasakan secara nyata semakin hari semakin parah, dari mulai ketahanan pangan yang semakin sulit dicapai, sampai udara segar yang semakin sukar dirasakan. Perubahan iklim (climate change) semakin dirasakan dampaknya dari mulai banjir, tanah longsor, kekekeringan semakin sering terjadi.

Ajaran Islam tentang Cinta Alam.

Perintah untuk menjaga ekologi, melakukan penanaman pohon sesuai dengan ajaran agama Islam.

Islam memberikan banyak tuntunan terkait hubungan manusia dan lingkungan, termasuk melakukan penghijauan.

Ada banyak ayat Al-Qur’an yang membahas tentang proses tumbuh-tumbuhan, penggambaran proses tumbuhnya tumbuh-tumbuhan tersebut terdapat tanda-tanda kekuasan Allah SWT.

Dalam Alquran Surat Al-An’am 141:

Dan Dialah yang menjadikan tanaman-tanaman yang merambat dan pohon yang tidak merambat, pohon kurma, tanaman yang beraneka ragam rasanya, zaitun dan delima, berikanlah haknya (zakatnya) pada waktu memetik hasilnya.

Dalam Qur’an An-Nahl ayat 10:

Dialah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya menyuburkan tumbuhan.

Ayat Al-Qur’an tentang lingkungan ini memerintahkan manusia untuk mengambil manfaat dari tumbuh-tumbuhan untuk diambil manfaatnya, akan tetapi Allah perintahkan jangan melampaui batas.

Melampaui batas atau berlebih-lebihan bisa dimaknai ketidakseimbangan antara apa yang diambil dari alam dengan apa yang kita tanam.

Pada dasarnya ayat tersebut mengajarkan kita bukan hanya mengambil manfaat dari pohon-pohon, kita juga harus berupaya untuk menjaga supaya tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohon tersebut tetap tumbuh dan berkembang.

Oleh karena itu, jelas ajaran Islam melarang penebangan pohon secara serampangan atau deforestasi membuat lingkungan tercemar dan tanah menjadi gersang.

Tindakan semacam itu mengancam pasokan makanan untuk manusia juga menyebabkan punahnya hewan-hewan yang selama ini menghuni habitat tersebut.

Dalam Hadist Nabi Saw disebutkan bahwa .

“Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian pohon / tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan menjadi sedekah baginya” (HR.Imam Bukhari).

Manfaat dari Gerakan Menanam Pohon.

1. Agar udara lebih segar dan sehat.

2. Menjaga populasi berbagai makhluk hidup.

3. Mengurangi ancaman pemanasan global.

4. Mengurangi risiko terjadinya banjir dan tanah longsor.

5. Mengurangi laju penguapan.

Dengan demikian, jelas bahwa Allah SWT memerintahkan kita untuk melestarikan alam, melakukan penghijauan, dan menjauhi deforestasi.

Abdul Aziz : Bidang Kajian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi PP. PERSIS.

(Reporter:Anto/Editor:Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *