Isu Penculikan Anak Di Desa Simanindo, Tidak Sesuai Isu Yang Beredar

Suaramedannews.com, Samosir – Isu dugaan percobaan penculikan anak yang baru-baru ini viral di media sosial dan ditengah masyarakat terkait kasus di Desa Simanindo Kec. Simanindo Kab. Samosir, telah menjadi sorotan. Namun, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh Polsek Simanindo Polres Samosir yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Nandi Butarbutar SH, kejadian tersebut tidak sesuai dengan isu yang telah tersebar.Jumat,(08/09/2023)

Dengan Penyelidikan dilakukan pada tanggal 07 September 2023 dengan melaksanakan wawancara dan Cek TKP. Dari hasil wawancara terhadap dua saksi kunci, yaitu saudari (JM) dan saudari (CS) didapat informasi bahwa (JM) mengatakan “pada pukul 15.00 wib (JM) pulang dari les matematika bersama ibu guru (RR), sesampainya di simpang pelabuhan Simanindo ibu guru mengatakan “turun disinilah ya, Ibu ada keperluan ke pelabuhan, kamu naik angkot aja, tapi kalo ada yang mau menawarkan mangantarkan kau, Jangan mau, Kalau bisa lari”.

Usai percakapan itu selanjutnya (JM) berjalan kaki dari simpang pelabuhan Desa Simanindo. Sesampainya di sinapuran desa Simanindo ada seorang laki laki dengan mengendarai sepeda motor dan laki laki tersebut mengatakan “dimana rumahmu dek, biar abang antar” lalu (JM) menjawab “Itunya rumahku bang, dekat”, Lalu orang tersebut pergi. Dan kemudian (JM) melanjukan berjalan dan sekira pukul 15.30 wib sesampainya di dusun III desa simanindo saudari (JM) melihat mobil dari arah tomok ke arah pangururan (berlawanan arah dengan JM) dengan mengeluarkan tangan dan keluar dari mobil dan mengejar (JM) (keterangan dari sdri JM) dan Sdri JM pun langsung berlari kerumah CS yang berada di dusun III desa Simanindo dan menggedor rumah CS sambil memanggil “kak C” Dan kemudian keluar CS dan bertanya ” Kenapa kau” Dan dijawab JM “Ada yang mengejar aku, tolong antarkan aku pulang” Dan CS mengatakan “Nantilah ku antar kau pulang, masuk dulu kedalam rumah”. Setelah didalam rumah kemudian CS mengintip dari jendela bahwasannya mobil tersebut masih terparkir sekitar 20 meter dari rumah CS dan ada 1 ( satu) orang berdiri di belakang mobil dan melihat ke arah rumah CS (keterangan dari CS) . Setelah 15 menit mobil tersebut pergi. Lalu CS mengantarkan JM pulang kerumahnya.

Sdri CS menyatakan bahwa “tidak ada melihat sdri JM dikejar oleh orang lain. Akan tetapi ada melihat mobil berhenti berjarak sekitar 20 meter dari rumah miliknya. Dan adanya berdiri 1 orang dibelakang mobil dengan melihat ke arah rumah sdri CS. Dan sdri CS mengatakan bahwa mobil yang berhenti tersebut berjenis tidak diketahui namun berwarna putih.

Dilingkungan masyarakat sekitar, isu yang beredar bahwa mobil yang berhenti tersebut adalah berjenis Mitsubishi L. 200 berwarna putih

Sampai saat ini personil polsek Simanindo masih mendalami isu dugaan percobaan penculikan yang beredar tersebut di medsos dan ditengah masyarakat, sementara belum ada dugaan kejadian penculikan anak di desa Simanindo kec. Simanindo kab. Samosir seperti isu yang sudah viral”.

Bahwa Dimungkinkan atas dasar adanya sugesti dari ibu guru RR kepada sdri JM yang mengatakan “kalau ada yang menawarkan untuk mengantar kau. Jangan mau, kalau bisa langsung lari” sehingga sdri JM diduga menjadi paranoid/ ketakutan yang berlebihan.

(Reporter:Fery Sinaga/Editor:Indra Matondang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *