Jelang Ramadhan Judi masih Marak Di Desa Manunggal Pasar 7

suaramedannews.com – LABUHANDELI – Ramadhan sudah dekat, pandemi Covid 19 dan Omicron masih belum usai, tetapi arena perjudian juga masih mulus berlangsung tak terjamah hukum berlokasi di Desa Manunggal Veteran Pasar 7 yang bisa jadi beromset ratusan Juta.

Praktik melawan hukum itu jelas pelanggaran KUHP pasal 303 tentang perjudian. Perintah Kapolri di kangkangin Kapolres, Kapolsek kapolsek di wilayah hukum Poldasu.

Praktek bisnis perjudian jenis dadu sepertinya tetap eksis beroperasi 24 jam hingga kini kegiatan judo bak Lasvegas itu tetap berlangsung di Jalan Veteran Pasar 7 Desa Manunggal, Kec.Labuhan Deli, Kab. Deli Serdang, Provinsi Sumut ( tepat masuk lokasinya Jalan Mekar Sari Jaya areal Gang Ayam kode pos 20373 Desa Manunggal) Sumatera Utara.

Diduga setiap hari lokasi tersebut dikujungi dengan menggunakan mobil mewah dan ratusan sepeda motor dan kendaraan lainnya di parkir depan lokasi yang aman .
Lokasi-lokasi diamankan oleh beragam macam, ada dari preman, ada pula dari aparat penegak hukum.

Semua lokasi di sediakan fasilitas mulai dari alat judi, pegadean hingga semua orang dewasa dan tua terlihat asyik bermain judi dadu tanpa menghiraukan Prokes.

“Lamanya lokasi perjudian ini, Sudah lebih kurang 5 Tahun lamanya , lokasi Judi Dadu Jalan Veteran Pasar 7, Desa Manunggal ini beroperasi mulus di pandemin Covid 19 tidak ada yang menghalangin.

Sesuai info salah seorang tokoh agama sempat dan tokoh masyarakat di Marelan sempat mengamuk dengan wartawan media online ini , saat pura pura melihat lokasi Permainan judi dadu di pasar 7 desa Manunggal Helvetia jln Veteran kecamatan Labuhan Deli.

Lokasi ini sudah pernah digerebek pihak kepolisian, ucap warga sekitar setelah mengamuk kedua tokoh tersebut ke wartawan media online ini dan tidak mau namanya dipublikasikan.

” Judi Dadu itu di Jalan Veteran Pasar 7, adalah salah satu bisnis judi terbesar di Sumatera Utara ucap warga di sekitar areal garapan lahan HGU 111 PTPN 2 tersebut.

Tak hanya itu, padahal dikalangan Pemerintah gencar berupaya memutus mata rantai pandemi Covid-19, justru para pemain judi terkesan tidak perduli dengan itu. Pasalnya, pemain yang datang ke tempat itu tidak memakai masker dan menjaga jarak, tapi justru tampak berhimpit himpitan memasang taruhan dan menunggu angka tebakan mereka menang.

“Sampai kami masyarakat yang bertempat tinggal di pasar 7 Desa Manunggal Helvetia sering terganggu dengan adanya lokasi perjudian di kampung kami ini.

Dimana anak-anak kami sering malas mengerjakan tugas perlajaran dari sekolah dirumah dipandemi covid 19, bahkan malas membantu orang tuapun dirumah, karena anak anak kami sering melihat permainan judi.

Kami minta Tolong kepada bapak Kapoldasu, Kapolres dan kapolsek kapolsek dengarkan keluhan kami, kami tak bisa berbuat tindakan, karena bandar tidak segan-segan melakukan tindakan anarkis,” keluh beberapa warga pada media ini.

Untuk itu, warga berharap dan meminta Kapoldasy, kapolres dan Kapolsek agar memerintahkan anggota untuk menertibkan lokasi judi itu padenmi Covid 19.(Gito).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.