Kecewa,Kampanye stanting yang di hadiri anggota DPR RI Madina

Suaramedannews.com, Mandailingnatal – Acara Kampanye percepatan penurunan stanting tingkat kabupaten/kota tahun 2023 yang di selenggarakan instansi terkait dipemerintahan dan di Hadiri oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik indonesia(DPR RI)dari Fraksi Partai Amanat Nasional(PAN)yang berlokasi ditepi jalan lintas sumatera medan padang tepatnya didesa Gunung Lumban pasir,kecamatan Panyabungan,Kabupaten mandailing natal Kamis,(05/10/2023) menuai beragam kekecewaan dan tanda tanya dari kalangan wartawan maupun masyarakat sekitar atau simpatisan.

Pasalnya kegiatan tersebut seperti ada sesuatu yang terselubung dan di tutupi. Bagaimana tidak,saat wartawan ingin meliput kegiatan yang di anggap para wartawan ini penting,mengingat beberapa hari yang lalu ada seorang balita yang meninggal akibat gizi buruk di Madina.tetapi tidak di izinkan untuk merekam kegiatan yang diadakan di lapangan terbuka itu.

Seperti yang di alami wartawan Matatelinga Maqrifat lubis,saat akan melakukan peliputan dengan merekam kata sambutan yang di sampaikan anggota dewan yang terhormat itu,tetapi beliau dilarang oleh anggota dewan tersebut.

” uda,cukup jangan rekam,kalau mau merekam minta ijin dulu.”ucap anggota dewan kepada salah seorang wartawan tersebut.

Hingga acara usai,para awak media yang ingin mendapat informasi mengenai stanting ini juga menuai kecewa, sebab,usai acara saat wartawan ingin melakukan wawancara cegat,anggota DPR yang terhormat tersebut berlalu masuk kemobil tanpa menghiraukan awak media yang telah menunggu.

Tidak hanya kalangan wartawan saja yang memperoleh rasa kecewa,kata dan rasa kecewa juga dilontarkan salah satu warga yang hadir di acara tersebut.

A.Hasibuan warga Gunung Tua tonga menyebutkan dirinya selalu memilih Anggota DPR RI itu,namun setiap ada acaranya dirinya tak pernah mendapat undangan acara yang sudah berulang kali di gelar di gunung tua Raya.

“Bagaimana warga akan memilihnya lagi sedangkan simpatisan tidak pernah dilibatkan dalam kegiatannya. Nilai transportasi sangat diharapkan simpatisan meskipun nilainya tak seberapa. Banyak warga yang hadir dalam acara yang sangat berharap ada undangan dan transportasi.”ucapnya.

Hal yang sama juga di utarakan pengendara yang melintas di lokasi, saipuddin mengaku terlambat pulang kerumah dan terpaksa meninggalkan pekerjaanya mengurus ternak ayamnya di rumah.

“Saya tadi antri hampir 30 menit terkena macet,rupanya ada acara disini,kenapa gak di tengah kampung dibuat,jangan dipinggir jalan,mengganggu pengguna jalan jadinya,saran saya apabila ada kegiatan seperti ini mohon jangan di buat si pinggir jalan lagi.

Apa lagi ini tidak ada petugas kepolisian dari sat lantas.”ungkapnya kepada wartawan.

(Reporter:Suhartono/Editor:Fery Sinaga)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *