Suaramedannews.com, Tuban, Jawa Timur – Pengurus Pusat Keluarga Santri dan Alumni Pondok Pesantren Langitan (PP Kesan Langitan) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-5, yang digelar di Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban, Jawa Timur, Senin, (27/06/2022).Lalu
Agenda lima tahunan untuk membahas laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode lama, program kerja dan pemilihan kepengurusan baru periode 2022-2027 ini, mengusung tema “Siap Berkhidmah untuk Kesan dan Memperteguh Alaqah Syaikhiyah Lahir Batin”.
Tema besar ini diusung Kesan, dengan harapan kelak Kesan dapat menjalankan peran khidmahnya di masyarakat sehingga akan memperteguh hubungan dengan para Masyayikh baik lahir maupun batin.
Gelaran Munas Kesan ke-5 yang dibuka secara resmi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Langitan KH Ubaidillah Faqih ini, berlangsung selama satu hari penuh dimulai pukul 07:00 pagi hingga penutupan pada pukul 02:00 dini hari WIB.
Pembukaan acara yang dilaksanakan di halaman Madrasah al-Falahiyah tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, Mars Kesan dan
Hymne Kesan, yang kemudian diiringi dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh KH. Abdurrahman Faqih, Doa Wahbah, serta Mahallul Qiyam.

Selanjutnya acara dirangkai dengan kata sambutan dari KH. Abdullah Habib Faqih, kemudian sambutan dari Ketua Umum PP Kesan KH Ahsan Ghazali MA dan Rais Aam KH Syakir Ridho MA.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Gubernur yang berhalangan hadir, Staf Ahli Gubernur Bagian SDM Dr KH Ahmad Jazuli SH MSi mengatakan Aura Langitan sungguh luar biasa, karena banyaknya karomah dari para Kiai Langitan.
“Dan tentunya Insya Allah barokahnya sampai ke kita semua hingga seantero dunia”, ucap KH Ahmad Jazuli.
“Saya sudah biasa ceramah dimana-mana tapi kali ini sungguh luar biasa aura-nya. Untuk itu kita buat yel yel : NKRI !! Harga Mati !!
Pancasila !! Jaya !! Langitan !! Barokah !!”, pungkas KH Ahmad Jazuli dengan penuh semangat dan antusias.

Pada sesi acara berikutnya, Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dalam sambutannya melalui saluran Zoom mengucapkan selamat dan apresiasi, karena Pondok Pesantren Langitan yang sudah berusia 2 abad lebih tetap menjaga kurikulum salafiyahnya.

Dan banyaknya orang, – sebut Kyai Yahya dalam kesempatan menyampaikan taushiahnya, – yang memandang tidak pentingnya mengambil ilmu yang bersanad sehingga lebih suka mengambil ilmu agama dari medsos.
“Langitan harus ikut mewarnai dunia maya”, pesan Ketua Umum Tanfidziyah PBNU.
Usai sambutan dan taushiah oleh Ketum Tanfidziyah PBNU, acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian mauizhah hasanah dan pembacaan doa serta pembukaan secara resmi Munas Kesan ke-5 oleh putra sulung Almaghfurlah KH Abdullah Faqih, yaitu KH Ubaidillah Faqih, yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Langitan Tuban.
Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana KH Khoirul Anam Rissah dalam laporannya menyampaikan acara Munas Kesan ke-5 dihadiri oleh 500 peserta dan undangan, terdiri dari 298 peserta komisi dan selebihnya peserta non komisi.
“Karena Kesan organisasi yang besar, maka dari komisi-komisi itu juga menghadirkan perkumpulan-perkumpulan dalam jumlah yang besar, ujar KH Khoirul Anam.
Lebih lanjut, KH. Khoirul Anam mengungkapkan dalam acara Munas kali ini diharapkan akan menjadi tempat lahirnya program-program terbaik dari Kesan.
“Diharapkan dalam Munas ini akan lahir program-program dari pemikiran bapak ibu sekalian yang nantinya membawa manfaat bagi perkumpulan organisasi kesan kita”, harapnya.
Pasca acara pembukaan, agenda Munas dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang berisi tentang pembahasan dan pengesahan tata tertib Munas, penyampaian LPJ Pengurus Kesan Pusat periode 2017-2022, pandangan umum LPJ, jawaban pandangan umum, pengesahan LPJ serta demisioner Kesan Pusat masa khidmat 2017-2022.
Di sore hari, agenda diteruskan dengan Sidang Pleno II yang merupakan Sidang (Rapat) Komisi. Dilanjutkan dengan Sidang Pleno III yang berupa Pengesahan Hasil Rapat Komisi.
Dan pada sesi terakhir, yaitu Sidang Pleno IV menghasilkan keputusan terpilihnya kembali KH Ahsan Ghozali MA sebagai Rais Aam dan KH Moh. Syakir Ridho sebagai Ketua Umum untuk melanjutkan kepengurusan Keluarga Santri dan Alumni Pondok Pesantren Langitan (Kesan) periode 2022-2027.
Di waktu dan kesempatan yang berbeda, Muhtarom salah seorang peserta Munas Kesan ke-5 ketika dimintakan tanggapannya oleh wartawan media ini melalui sambungan seluler mengatakan,
sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Kesan Medan Raya mengucapkan selamat atas terpilihnya Rois Aam dan Ketua Umum untuk yang kedua kalinya.
Jebolan Pondok Pesantren Langitan tahun 1993 ini merasa bersyukur bisa ikut hadir dalam acara Munas Kesan yang ke-5. Salah satunya, dengan menghadiri Munas Kesan ke-5 tersebut, beliau berkesempatan mendengarkan langsung mauizhah hasanah yang disampaikan putra tertua Almaghfurlah Syaikhina KH Abdullah Faqih yang sebagaimana dikutip dari Maqolah al-‘Ilmu Bitta’alum wal Barokah bil Khidmah.
“Sebagaimana maksud dan tujuan didirikannya Kesan, oleh Syaikhina Romo KH. Abdulloh Faqih, yaitu untuk wadah saling menjalin silaturrahmi antar alumni agar tetap satu frekwensi dalam menjalankan dakwah di masyarakat”, ungkap Pembina Majlis Sholawat Ahlul Kirom Sumut ini.
“Saya berharap periode ini bisa lebih bagus lagi ke depannya. Dan anggotanya pun bisa lebih aktif lagi terkhusus untuk wilayah Sumatera Utara” sambung Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Sunggal ini.
“Dengan begitu semoga Ilmu yang kita serap selama belajar di Langitan bisa menjadi ilmu yang barokah dan bermanfaat”, tutupnya.
Acara Munas Kesan ke-5 yang pendanaannya bersumber murni dari swadaya seluruh pengurus dan anggota Kesan ini, turut dihadiri oleh semua jajaran pengurus Kesan mulai dari tingkat pusat hingga cabang dari hampir seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatera Utara sampai Papua yang juga dengan biaya ditanggung sendiri masing-masing peserta/hadirin Munas.
(Penulis:Indra Matondang/Editor:Royziki)