KNPI Medan: Buka Ke Publik, Apa Penyebab Antrean BBM di SPBU Medan

Suaramedannews.com, Medan – Antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan memicu kemacetan dan keluhan warga. Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, pelaku usaha, hingga sektor transportasi.

Menanggapi hal itu, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan mengecam lambannya penanganan persoalan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sekretaris KNPI Kota Medan, Muhammad Iqbal S.H, meminta Pertamina bersama pemerintah segera mengambil langkah cepat, konkret, dan transparan.

“Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban. Antrean panjang BBM telah menghambat aktivitas ekonomi, pekerjaan, dan pelayanan masyarakat. Kami mendesak Pertamina dan pemerintah segera memberikan solusi nyata serta memastikan distribusi BBM kembali normal,” tegas Iqbal kepada awak media, Selasa (14/7/2026).

KNPI Kota Medan juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi BBM agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, KNPI meminta adanya keterbukaan informasi kepada publik terkait penyebab kelangkaan dan antrean panjang tersebut.

“Masyarakat berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan sampai minim informasi memicu kepanikan dan spekulasi,” ujar Iqbal.

Kelangkaan saat ini paling terasa pada BBM jenis Pertalite dan Bio Solar. Beberapa titik SPBU yang mengalami antrean panjang hingga ke badan jalan:

1. Jalan Sisingamangaraja: Antrean mengular setelah pasokan Pertalite kosong sejak pagi dan baru masuk siang.

2. Jalan Gatot Subroto KM 5,2, Medan Helvetia: Warga mengeluhkan kelangkaan Pertalite. Antrean cukup parah.

3. Jalan Brigjen Katamso: BBM jenis Solar terpantau kosong sejak pagi. Antrean kendaraan panjang.

4. Kawasan Medan Amplas – Tanjung Morawa: Antrean bus dan kendaraan berat menumpuk di Jalan Lintas Sumatera untuk menunggu pasokan Bio Solar.

Menanggapi keluhan ini, Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, angkat bicara.

Ia menjelaskan pihaknya tengah mengoptimalkan penyaluran BBM di Sumut. “Dalam beberapa hari terakhir, distribusi BBM di sejumlah wilayah Sumatera Utara menghadapi penyesuaian operasional armada distribusi,” kata Fahrougi, Senin (13/7/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Antrean disebut terjadi karena lonjakan permintaan.

KNPI Kota Medan berharap pemerintah bersama Pertamina segera memulihkan distribusi BBM. Agar masyarakat tidak lagi kesulitan dan perekonomian Kota Medan kembali normal.

(Reporter:Irwan Syahputra/Editor:Royziki F.Sinaga)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *