Suaramedannews.com,Medan- Beberapa tahun yang lalu KOGANA ( Komunitas Siaga Bencana) berusaha mengenalkan kepada BPBD Sumut dan BPBD Medan satu alat system Peringatan Dini EWS (Early Warning System) yang berbasis Informasi Data, nantinya bisa di gunakan sebagai alat Peringatan Dini untuk pengukuran kenaikan Debit air yang ada di 3 Sungai Besar di Medan. Melalui perjalanan panjang berbagai alasan yang di terima bahwa EWS berbasis Informasi itu Digital itu tergolong mahal dan di Monopoli oleh satu perusahaan terkenal di Jepang, pada akhirnya Benny Yudi Purnama selaku Ketua KOGANA SUMUT pada saat itu berupaya mengumpulkan para ahli teknologi IOT (Internet Of Think) , diantaranya Ahli IOT dan AI (Artificial Intelegensi) Saudara Agusta Firmansyah dari Universitas Institut Tehnik Surabaya, Ardian Firmansyah dari S2 Univ ITS dan ahli jaringan, M. Ahyar yang semuanya direkrut sebagai anggota Relawan KOGANA Sumut secara sukarela dan bermarkas di Perumahan Beo Indah, jln Beo Indah I no.37 Sei Sikambing yang di jadikan Workshop, membuat dan merekayasa alat Peringatan Dini tersebut atau EWS di Indonesia, khususnya di Medan . Rabu,1/2/23.
Bahkan sudah beberapa kali Uji coba tentunya biaya yang mereka keluarkan bersama dan akhirnya di uji coba pada sebuah Sekolah Menengah Kejuruan 14 di Sumatera Utara. Tak putus dari itu perjuangan guna mengenalkan System tersebut KOGANA banyak sekali mendapat halangan, karena kekurang fahaman pihak Pemerintah selaku pemegang kewewenangan untuk mengerti hal tersebut dan terkesan kurang yakin kepada temuan bangsanya sendiri.
Dalam perjalanannya KOGANA ingin menjadikan alat Peringatan dini yang di kenal EWS (Early Warning System), dibuat di dalam Negeri, sebagai alat Pengukur debit air. Dengan mengetahui debit air bermuara terhadap Respon cepat dari para Relawan Bencana Sumatera maupun Medan dalam persiapan evakuasi warga yang ada di pinggiran Sungai maupun hilir sungai seperti daerah Medan Utara.
Perjuangan ini akhirnya di tambatkan dan di fasilitasi BPBD Medan saat itu Bapak Muhammad Husni, serta di biayai oleh PEMKO Medan, dan Alhamdulillah saat ini BPBD Medan telah mendirikan 4 Titik satu diantaranya satu unit di Jalan Lapangan Golf, Kampung Tengah Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang (3,494780N – 98,593485 SE – 139 ⁰). Pemasangan alat sesuai Kajian dan saran para Ahli.
Dalam Kesempatan ini kami dari Komunitas Siaga Bencana SUMUT, sangat mengapresiasi kepada PEMKO Medan yang telah menerima masukan dari RELAWAN BENCANA khususnya kepada KOGANA SUMUT tentang EWS ini, walaupun KOGANA SUMUT tidak di ikut sertakan dalam pembuatannnya hanya sebatas konsultasi saja, ini terungkap saat diskusi panjang para pendiri di Markas Jl. Beo Indah I no.37 Medan, rabu (1/2/2023). Tidak dapat dipungkiri saat ini kita hidup di zaman teknologi 4.0 yang sebentar lagi masuk di era 5.0 dari generasi Digital.., Semoga dalam kesempatan ini Benny Yudi Purnama menyampaikan jangan Sungkan bertanya atau jangan sungkan untuk mengadakan Forum Group Diskusi dengan para Relawan, karena mereka sesungguhnya Pahlawan kemanusian bagian dari anak negeri ini. Bangsa ini takkan bisa menjadi bangsa yang Merdeka bila tidak ada relawan – relawan yang siap berkontribusi untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.
(Reporter:Anto/Editor:Ridho)