
Suaramedannews.com, Samosir – Banyaknya masyarakat Kabupaten Samosir yang taat pajak kendaraan yang merasa tertipu oleh oknum petugas nakal di Kantor Bersama Samsat Pangururan menyebabkan kerugian bagi masyarakat taat pajak.
Kerugian masyarakat taat pajak tersebut terungkap setelah beberapa warga Samosir melakukan pemerikasaan pajak kendaraanya lewat aplikasi online yang dibuat untuk mempermudah masyarakat untuk mengecek pajak kendaraan mereka.
Dari informasi yang beredar dikalangan masyarakat petugas yang diduga nakal tersebut berjumlah dua orang yang terdiri dari satu orang Personil Satuan Lalulintas Polres Samosir yang belum lama ini diinfokan sudah meninggal dan kasus kematiannya masih dalam proses penyidikan dan satu orang lagi pegawai honor UPT Samsat Samosir (AC) yang saat ini masuk didalam daftar pencarian orang (DPO).
Menyikapi informasi yang beredar saat ini KUPT Samsat Cabang Samosir Denni Meliala saat ditemui diruangannya di Kantor Bersama Samsat Pangururan Jalan Simanindo Harian – Tolu pasaoran, Kec.Pangururan. Kamis,(09/03/2023) meminta maaf kepada masyarakat taat pajak atas peristiwa yang membuat Samsat Pangururan malu atas tindakan yang dilakukan oknum nakal yang sudah mencerdai kepercayaan masyarakat Samosir.
“Saya disini masih baru menjabat sebagai KUPT Samsat Pangururan, mewakili UPT Samsat Pangururan saya meminta maaf kepada masyarakat Samosir, atas kejadian ini” harapnya
Denni juga meminta kepada masyarakat yang merasa tertipu oleh oknum nakal tersebut bisa datang langsung ke Kantor Samsat Samosir Tanpa perantara.

“Saat ini kita sudah buat Pos pengaduan masyarakat, saya minta agar masyarakat yang merasa tertipu tersebut datang langsung untuk mengisi formulir pengaduan yang sudah disediakan di Pos dan kalau bisa jangan diwakili” pintanya

Beliau juga menjelaskan bahwa pihak badan pendapatan daerah Sumatera Utara (BAPENDA) saat ini sudah memberikan solusi atas masalah yang mencerdai kepercayaan masyarakat taat pajak terhadap Samsat Pangururan.
“Bagi masyarakat Samosir yang sudah tertipu akan diringankan biaya denda sebesar 85 %, keringanan yang diberi tersebut sesuai dengan aturan, namun biaya pokok tetap harus dibayar” Jelasnya
Denni juga mengatakan jika masyarakat yang sudah datang ke Pos Pengaduan lebih kurang 100 orang.
“Hingga saat ini sudah ada sekitar 100 orang yang datang untuk melakukan pengaduan”
Ketika disinggung sampai kapan Pos Pengaduan tersebut dibuka, Denni menjelaskan Pos Pengaduan dibuka sampai masalah ini selesai.
“Pos Pengaduan ini dibuka sampai masyarakat yang merasa dirugikan sudah tidak adalagi” tarangnya
KUPT Samsat Pangururan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Samosir untuk membayar pajak kendaraan langsung datang ke Kantor Samsat Pangururan, agar masalah seperti ini tidak terulang kembali.
“Saya meminta kepada seluruh masyarakat Samosir, untuk pengurusan Pajak kendaraan bisa langsung datang ke kantor Samsat, jangan gunakan jasa siapapun dan oknum yang mengatakan bisa mengurus perpanjangan pajak, hal ini untuk mencegah permasalahan serupa terjadi kembali” Pintanya
Ditempat berbeda Yudi Irsandi Sikumbang SH wakil ketua Paradi Kota Medan, yang juga terus mengikuti informasi perkembangan proses penanganan masalah Samsat Samosir menjelaskan agar pihak kepolisian Polres Samosir bisa lebih sigap untuk menyelidiki permasalahan yang sudah merugikan banyak orang tersebut.Kamis,(09/03/2023)
“Wow…kok bisa ya… bayar tak terdaftar, sementara kertas pajak diganti dan diserahkan… Ini jelas kejahatan IT, hukumannya jelas sangat berat, dan dikhawatirkan adanya pengelapan uang Negara secara masim (berjamaah), saya harap Polres Samosir bisa lebih serius untuk menangani masalah ini, karena sudah merugikan banyak orang yang taat pajak” cetusnya
Beliau juga menambahkan agar Dispenda dan Polisi yang terlibat agar diperiksa secara serius
“Pemecatan dan di periksa semuanya dari Dispenda hingga polisinya yang terlibat” Tutupnya
Ketua DPC LSM LPPAS RI untuk Samosir Bastian Simbolon saat diminta tanggapannya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi, dan meminta kepada KUPT yang baru bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan memberikan solusi yang positif untuk masyarakat Samosir yang sudah tertipu.Kamis,(09/03/2023)
(Reporter:Fery Sinaga/Editor:Indra Matondang)