Otoritas pelabuhan Belawan giat penertipan operasi tanpa STID truk tidak boleh masuk ke terminal petikemas pelabuhan belawan

Suaramedannews.com,Medan Belawan- Otoritas Pelabuhan (OP) Belawan melaksanakan Penertipan Single Truk Identification Data (STID) pada setiap truk pengangkut kontainer di Pelabuhan Belawan.Penertipan tersebut direncanakan hingga sampai awal bulan Desember 2022 .

Dalam penertipan tersebut, banyak ditemukan Speksi yang sudah kadaluarsa atau sudah mati, namun kita tetap akan melaksanakan penertipan tahap kedua, yang kemarin itu tahap pertama kita berikan ke supir supir yang tidak dapat menunjukkan kartu STID nya dilapangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Paspel  Otoritas Pelabuhan Belawan Siswanti saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya, Senin (14/11/22) sekira pukul 14.30 wib .

Ia mengatakan,”Kita akan terus rekap laporannya, yang kita lakukan itu ditemukan  ada diberikan tanda surat peringatan pertama.Nanti kita rehap sekitar dua minggu, tanggal 20 November 2022 kita akan lanjutkan pada penitipan diseksi kedua kita lakukan juga peringatan kedua terhadap supir truk.

Nah.. sekali itu kita rekap lagi dari tahap truk pertama dan kedua sampai ke Pak Dirjen di Pusat, setelah itu kita rekap lagi, apa temuan di lapangan nanti diawal December Minggu pertama atau Minggu kedua kita akan melakukan penertipan yang ketiga,

Disini kita akan mulai melakukan mandatoring dilaksanakan tanpa pandang bulu perusahaan truk yang tidak memiliki STID truknya tidak boleh masuk ke area Terminal Petikemas,”Tegas Siswanti.

Kasi Paspel mengungkapkan, “Terkait STID ini sebelumnya sudah pernah kita lakukan sosialisasi kepada pengusaha angkutan sebelum lounching pada tanggal 4 Juli 2022 kemarin, kebetulan saat itu Saya belum duduk di Kasi Paspel tapi masih di Humas waktu itu,

Kita tetap melakukan rapat dengan team terkait dengan Steakhoder maupun asosiasi sudah kita lakukan sosialisasi, dan Organda.Diluar dari rekan rekan Organda Perusahaan itu secara mandiri untuk mendapatkan mendaftar keanggotaan dari STID nya,”Lanjutnya.

Wanita berdarah Batak ini menjelaskan,”Bahwa terkait hasil sosialisasi ini para pengusaha sangat mendukung sekali, karena inikan setelah truk akan dilakukan ke supir.Nah..supir inikan bebas, seharusnya kartu STID nya ditinggalkan di truk karena supirnya ganti ganti.

Tapi kalau saya lihat progresnya ini supir akan ditertibkan juga secara ada kartunya, jadi tidak bisa berpindah pindah mana yang terdaftar ke kita akan melekat.Kalau sekarang kan ada supir serab, “Saya supir serab Bu, Saya tidak tau apa apa, katanya, kalau seperti itu mungkin peringatan pertama kita kasi kelonggaran,

Yang kedua kita akan lebih ketat lagi, dan yang ketiga betul betul kita stop tanpa pilih bulu kalau tidak bisa menunjukkan kartu STID nya, mohon maaf tidak dapat masuk ke Terminal Petikemas,”Ucap Siswanti.

Ketika ditanya wartawan, apakah penertipan ini seluruh angkutan dilakukan nantinya, Kasi Paspel menjawab, Ya..tapi kita perlahan Pak,yang sekarang ini kita fokus ke Terminal Petikemas dulu.Untuk selanjutnya ke konpesional seluruh areal Pelabuhan Belawan akan menggunakan STID. Jadi setelah itu nanti kita progres, kalau di Tanjung Periuk kan sudah berjalan Pak, mungkin kita nanti bertahap setelah kita lihat progresnya, kemudian kita lanjut ke pengemudi, nanti untuk areal konpesional truknya nanti akan kita lakukan.

Saat ditanya wartawan lagi, apakah keputusan Mentri Perhubungan ini didukung para pengusaha maupun supir, Siswanti menjawab mereka sangat mendukung, karena untuk pembiayaan sangat sangat berusaha ditekan serendah mungkin, dan itu memang arahan dari Pak Jokowi.

Dalam hal ini pihak PT Pelindo pun sangat mendukung sekali untuk menekan costnya, ya..juga kinerja mereka lancarnya penggunaan aplikasi STID ini untuk keluar masuk operasi Pelabuhan kan lancar,”Ungkapnya

 

Kasi Paspel menambahkan, “Harapan kita, semoga program ini sukses karena menyangkut nama baik Otoritas yang bagus termaksud pelayanannya terhadap masyarakat, tentu kita banyak didukung oleh masyarakat yang menerima bahwa costnya betul betul kita tekan,”pintanya.

(Reporter:Gito/Editor:Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *