Pengerjaan proyek Drainase Desa Sumber Makmur Diduga Asal Jadi Tak Selesai di Akhir Tahun

Suaramedannews.com, Kampar – Pengerjaan Proyek Pembangunan Drainase Yang Tidak Ada Papan Informasi di Samping Kantor Desa Sumber Makmur Kecematan Tapung kabupaten Kampar Riau di Awal Tahun Januari 2024 Belum Selesai.

Namun hal tersebut diduga ternodai oleh para kontraktor atau pelaksana pekerjaan tersebut. Sebab, pekerjaannya terkesan asal jadi dan tidak memikirkan kualitas.

Salah Satu Masyarakat Desa Sumber Makmur Yang Tidak Mau Namanya di Publikasikan oleh Wartawan Jumat 12 Januari 2023 mengatakan, terkait drainase seperti proyek Siluman.

“Iya Pak Kami Terkait Drainase di Samping Kantor Desa Dekat Lapangan Bola Kaki Tersebut Kami Tidak Tau, itu Sumber Dana Nya dari mana Pak. Namanya Proyek Siluman Pak” katanya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Sumber makmur Basroni melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Andika Pratama mengatakan saat di konfirmasi, mengatakan dari dana Desa 2023.

“Itu Proyek Pembangunan Drainase di Samping Kantor Desa Sumber Makmur, Proyek dari Dana Desa (DD) 2023,” Jelasnya.

Lanjut Sekdes, Proyek Pembangunan Drainase di Samping Kantor Desa Sumber Makmur, Karena Belum Siap itu di karenakan Pencarian Dana Desa (DD) 2023 Terlambat Kemaren.

“Iya itu Kemaren Pencarian Dana Desa (DD) Bulan 11 Baru Cair. Karena terlambat Pencairan. Karena itu lah Belum Siap sekarang ini, dan cuma itu aja gendalnya dan Berapa Jumlah Anggaran Nya Saya Lupa. tetapi itu ada kok Papan Informasi Kegiatan di lokasi Proyek Drainase tersebut,” Kilahnya.

Perlu diketahui Dalam Permendagri No 20 tahun 2018 pasal 70 Kepala Desa menyampaikan laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBdesa kepada Bupati/Walikota melalui Camat setiap akhir tahun anggaran.

Dalam Pasal 71 disebutkan laporan pertanggungjawaban merupakan bagian dari laporan penyelenggaraan pemerintahan desa akhir tahun anggaran.

Pasal 72, laporan diinformasikan kepada masyarakat melalui media informasi. Informasi paling sedikit memuat laporan realisasi apb desa; laporan realisasi kegiatan; kegiatan yang belum selesai dan/atau tidak terlaksana; sisa anggaran; dan alamat pengaduan.

(Reporter:AN/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *