POLICE GOES TO CAMPUS & POLICE GOES TO SCHOOL SARAN PENGASUH MAJELIS SHOLAWAT AHLUL KIROM KE KAPOLDASU SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF & PERCEPATAN PEMBERANTASAN TINDAK KEJAHATAN DI RUANG PUBLIK

suaramedannews.com,Medan-Pengasuh Majelis Sholawat Ahlul Kirom KH Akhmad Khambali SE MM mencoba memberikan saran dan solusi kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Agung Setya SH SIK MSi demi akselerasi (percepatan) dalam rangka menjalankan program-program yang akan dilaksanakan di Sumatera Utara yang salah satunya adalah percepatan pencegahan dan pemberantasan tindak kejahatan di ruang publik.

Salah satu saran dan solusi yang diberikan aktivis pengamat kebijakan publik ini adalah pencegahan preventif di kampus-kampus atau sekolah-sekolah dengan melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya Adab, Budaya dan Etika sebagai Makhluk Sosial dan Makhluk yang memiliki Nurani, dan juga sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas.

“Sosialisasi semacam ini misalnya dengan mengambil tema “NGOPI, Ngobrol Pintar Sumut Aman Nyaman dan Tertib Berlalu Lintas di Era Generasi Z”. Kegiatan Police Goes To Campus atau Police Goes to School bisa berkolaborasi dengan Multi Stakeholder yang ada di Sumatera Utara”, tutur Kyai Khambali.

Sementara itu, peran dan tanggung jawab kenyamanan di ruang publik dan tertib berlalu lintas ini , menurut Kyai Khambali adalah tugas bersama seluruh Komponen Anak Bangsa khususnya di Sumatera utara,

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu tingkat kriminalitas dan kenyamanan masyarakat sangat terganggu, sehingga ini multiplier effect-nya berimbas terhadap perputaran ekonomi masyarakat, maka dengan visi Kapoldasu yang baru untuk menjadikan ruang publik yang nyaman dan aman, salah satunya adalah memberikan edukasi-edukasi di kalangan kampus dan sekolah sekolah karena kejadian yang selama ini adalah di kalangan remaja, maka sangat diperlukan adanya Penguatan Budi Pekerti, Akhlak dan Adab yang bahasa Millenialnya adalah PMA alias Positive Mental Attitude”, terang Ketua Umum Gerakan Mitra Santri Nusantara (Gema Santri Nusa) ini.

Di dalam edukasi seperti ini perlu adanya penguatan ilmu-ilmu pengetahuan tentang Adab, ilmu-ilmu pengetahuan tentang Hablum Minan Naas, Ilmu Komunikasi dan ilmu-ilmu pengetahuan lainya”, saran Pengurus Harian BPET MUI Pusat ini menutup perbincangan.

( Reporter:Indra Matondang/Editor:Anto )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *