Rakor MUI Se- Sumatera Utara: Memperkuat Ukhuwah Mewujudkan Indonesia yang Damai

suaramedannews.com,Medan- Di penghujung tahun 2023 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Komisi Ukhuwah Islamiyah Se- Sumatera Utara.

Rakor kali ini diselenggarakan di Gedung Al Munawwarah Asrama Haji Medan padaj 10 Jumadil Akhir 1445 H/23 Desember 2023 M, tema yang diusung” Memperkuat Ukhuwah untuk Mewujudkan Indonesia yang Damai di Tahun Politik 2024″.

Rakor dibuka oleh Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini diwakili Dr.H Abdul Rahim, M.Hum sekaligus penyampaian materi pertama terkait:

Peran Komisi Ukhuwah Islamiyah dalam membangun Kerukunan dan Perdamaian menghadapi tahun Politik 2024.

Pemateri kedua oleh Kepala Badan Kesbangpol Sumatera Utara dalam hal ini diwakili Harry Kabid III memaparkan: Kesiapan Masyarakat Sumatera Utara dalam Memasuki tahun Politik 2024.

Peserta Rakor sebanyak 47 orang terdiri dari utusan MUI Kabupaten, Kota Se- Sumatera Utara

Selanjutnya pemateri ketiga adalah kandidat Doktor, Majda El-Muhtaj, M, Hum yaitu Membangun Sikap Politik Umat Islam yang Toleran dan Respek pada Nilai Kemanusiaan.

Pertama, Tentang Umat Islam dan Demokratisasi Indonesia.
Dalam Pembangunan Nasional RPJPN I 2005-2025 dan RPJPN II 2025-2045 titik tekannya
Pembangunan agama adalah membangun rasa saling percaya di dalamnya termasuk harmoni sosial.

Kedua, Umat Islam dan wajah harmoni ke- Indonesian, diversitas atau keberagaman dalam interaksi bermakna di’rumah besar’ Indonesia terkandung nilai Universal Islamic Values That Uphold humanity.

Diharapkan akselerasi dan peran kelembagaan MUI Sumut peningkatan kapasitas advokasi dan sinergitas jejaring (pemerintah, aktor keamanan, dan masyarakat sipil).

Merangkul dan dialog lintas generasi dalam membangun kecerdasan, memahami esensi dan korelasi Islam dalam konteks ke-kini-an (isu demokrasi, anti narkoba, anti korupsi, HAM, lingkungan hidup, dan perubahan iklim)” jelas Majda.

Diakhir acara dibacakan hasil Rapat Koordinasi oleh Ketua Tim Perumus Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag, Sekretaris Abdul Aziz, ST. Sebagaimana dimaklumi bahwa tahun 2024 adalah tahun Politik.
Dikatakan tahun politik karena akan berlangsung Pemilu untuk pemilihan Presiden/Wakil Presiden, Pemilihan Anggota Legislatif DPR RI, DPRD Provinsi,dan DPRD Kabupaten, Kota dan juga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Sebagaimana pesta demokrasi, Pemilu dapat menjadi proses demokratisasi positif, memberikan partisipasi politik warga negara dan proses pemilihan pemimpin dan wakil rakyat yang kredibel dan konstitusional.
Namun, dalam beberapa kasus, pemilu juga dapat memunculkan potensi konflik sosial.
Oleh sebab itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai lembaga keagamaan memiliki peran dan tanggung jawab untuk ikut mengawal pesta demokrasi secara damai dan rukun.
Ada sebelas butir rekomendasi yang dibacakan dan disetujui oleh peserta Rakor seperti melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas umat Islam dengan memberikan pendidikan politik dan penguatan identitas nasional guna meningkatkan pemahaman tentang proses pemilu, hak-hak pemilih, dan pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi,” tutur Muhammad Yafiz.

(Reporter:Anto/Editor:Supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *