Safari Dakwah H.KOKO LIEM,SQ,MA Mengupas Rahasia Menggapai Keberkahan

Suaramedannews.com, Medan – Safari Dakwah H.Muhammad Ustman Ansori ,SQ,MA Al- Hafizh Sang Muallaf ( H.KOKO LIEM )di Masjid Muslimin Jln.Setia Budi Tanjung Sari Medan Selayang pada Ba’da Shubuh ,
Safari Dakwah ini Hasil Kerja Sama Forum Komunikasi Pengusaha Muda Indonesia ( PKPMI )Sumatera – Utara ,Siantar Simalungun Satu Rasa ( SISISAR ) dan BKM Muslimin untuk Penggalangan Dana Pembangunan Masjid Al-Ikhwan di Dusun III Desa Kinangkung Kecamatan Sibolangit Deli Serdang yang Hancur Karena Longsor pada Bulan November 2021 yang lalu.

Puluhan Jemaah Sholat Shubuh yang Hadir penuh Antusias Mendengarkan Ceramah Ustadz KOKO Liem sang Muallaf.

Kunci Utama Mengalirkan Keberkahan Adalah : Dirikan Sholat 5 Waktu.
Tunaikan/Keluarkan Sedekah Wajib Yaitu: Zakat Mal /Harta 2,5 persen Setiap Mendapatkan Rezeki.
Berakhlak Yang Mulia dan Rajin Bersilahturahim. Papar Ust Koko Liem.

Haji Muhammad Ustman Ansori ,SQ,MA Al-Hafizh Memiliki Nama Tionghoa Sebelum Muslim Liem Hai Thai ,Namun Sekarang Dai Berkacamata ini lebih Akrab di Sapa Koko Liem,Lahir pada Tgl.17 Januari 1997 di Duri Riau dari Pasangan Suami Istri Berdarah Tionghoa Liem Guanhao Tionghoa.Sejak Kecil ia dididik dalam Keluarga Pemeluk Agama Budha yang Taat,Bahkan Ayahnya Adalah Seorang Aktivis di Sebuah Klenteng ( Suhu )Menjelang Maghrib ,Keluarga ini Termasuk Koko Liem Ketika Kecil Secara Rutin Sembahyang untuk menyembah Pay Pekkong ( Arwah leluhur ) Namun Lelaki Berdarah Tionghoa ini Sangat Bersyukur mendapatkan Hidayah Allah Hingga Masuk Islam Sejak Usia 15 Tahun ketika duduk di bangku Kelas Dua SMP.
KeIslaman Koko Liem Tidak di dapat secara instan,Koko Liem Mulai Mengenal Islam Melalui lingkungan tempat tinggalnya ,maupun di sekolah.dan selalu mendengar kisah- kisah para Rasul di Sekolah ketika itu sehingga menggiringnya untuk mengenal Islam lebih dalam ,Walaupun Beragama Budha ,Kecintaan Terhadap Islampun Semakin Dalam,Pernah Saya Meneteskan Air Mata Ketika Mendengarkan Suara Azan di Masjid,Tutur Koko..

Setelah Berkonsultasi Kepada Kakaknya Muhammad Abdul Nashir ( Liem Hai Seng ),Akhirnya Ia Memutuskan untuk menjadi Muallaf .

Setelah Masuk Islam ,Kehidupan Koko Liem tak serta merta membaik,Justru Sebaliknya,Beliau harus pindah dari Dumai ke Duri Riau,Sebab Ayahnya Sangat Marah dan Nengasingkannya dari Rumah..,Sejak itu Beliau di asuh oleh seorang Ulama Riau bernama KH.Ali Muchsin,BA .Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren ,Jabal Nur di Kandis Riau. Itulah yang mendorong menjadi Dai hingga saat ini…papar Beliau.

Pada Penggalangan Dana untuk Masjid Al- Ikhwan Dusun III Desa Kinangkung Kec. Sibolangit Deli Serdang BKM Muslimin Menyerahkan Rp.3.000.000, dan di susul oleh para jemaah Sholat Subuh Rp.5.000.000 ,Rp.3.000.000 ,Rp 2.000.000,Rp.1.000.000 dan Rp.500.000..Bagi Donator yang Dermawan Ingin Berbagi Membantu Donasi Pembangunan Masjid Al-Ikhwan Desa Kinangkung Kec.Sibolangit Deli Serdang. (red/anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *