PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI ARSITEKTUR KOTA DI KAWASAN MAIMUN MEDAN

suaramedannews.com – Medan – Dosen Arsitektur Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan sosialisasi tahap kedua dalam rangka pengabdian masyarakat tahun 2022 yaitu ‘Pemberdayaan Masyarakat dalam Implementasi Arsitektur Kota di Kawasan Maimun Medan’. Sosialisasi tahap kedua berfokus kepada presentasi usulan desain yang di buat oleh tim pelaksana, kegiatan ini dilaksanakan pada hari selasa, 23 Agustus 2022 di kantor kelurahan Masjid Kota Medan.

Presentasi usulan desain diharapkan dapat menambah ide dan gagasan serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam mendukung kegiatan pengabdian sehingga desain dapat terealisasikan. Desain yang dibuat bukan hanya menambah keindahan kawasan Jalan Mahkamah, namun juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat karena apabila kawasan ini sudah tertata dengan baik maka wisatawan lokal maupun asing akan berbondong-bondong datang untuk berwisata. Selain itu, untuk meningkatkan SDM akan diberikan pelatihan atau workshop kepada masyarakat, seperti pelatihan ahli besi, pelatihan pengembangan mutu produk, pelatihan pengembangan standar rasa makanan, dan pelatihan menjahit.

Dalam sosialisasi tahap dua, turut hadir Tim Pelaksana Prof. Ir. Nurlisa Ginting, M.Sc., Ph.D., IPM , Dr. Wahyuni Zahrah., ST., MS dan Dr. Ar. Achmad Delianur Nasution, ST., MT., IAI., AA., IAP selaku Dosen Departemen Arsitektur Universitas Sumatera Utara serta asisten dosen yaitu Nursalsabila Puren, S.Ars. Hadir juga pada sosialisasi tahap kedua yaitu Willy Irawan, ST, M.Ec. Dev (Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Medan), Arwynta Nasution, ST (Sub Koordinator Infrastruktur dan kewilayahan III BAPPEDA Kota Medan) selaku mitra pengabdian, Syawaluddin, ST selaku kepala kelurahan, Sri Wardhany, SE selaku Sekretaris Lurah. Mahasiswa aktif Arsitektur USU juga turut ikut dalam sosialisasi ini yakni Muhammad Aria Sitorus, Shafira Imanina, Shayra Anastsaya Shafwani, Ervina Lestari, Muhammad Habib Auliya, Firda Ristika, Cindy Claudia Siregar, dan Citra Dewi yang juga membantu pelaksanaan pengabdian masyarakat pada tahun 2022. Peserta sosialisasi tahap juga dihadiri 15 orang masyarakat yang tinggal di Jalan Mahkamah.

Prof. Nurlisa Ginting dalam sosialisasi tahap 2, Selasa (23/8/2022), menyebutkan bahwa dengan adanya pelaksanaan sosialisasi tahap 2 ini diharapkan masyarakat mengetahui usulan desain yang sudah dibuat oleh tim pengabdian, Prof. Nurlisa Ginting menambahkan akan ada 1 produk yang akan menjadi contoh untuk kegiatan ini yaitu kursi serta peningkatan perekonomiaan dan penataan kawasan di Jalan Mahkamah. Kemudian, Dr. Ar. Achmad Delianur Nasution pun turut menjelaskan pada presentasinya bahwa usulan desain yang sudah dibuat ini dapat menambah pendapatan masyarakat dengan menerapkan brand image Turki. Kawasan Jalan Mahkamah akan di desain dengan penataan yang baik seperti penataan parkir mobil, parkir motor, gapura yang menyerupai Haghia Shopia, panataan lampu, penataan koridor, penataan street furniture, vegetasi dan memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam meningkatkan mutu produk yang sudah dibuat.

Syawaluddin, ST selaku kepala kelurahan menyambut baik tim pelaksana pada sosialisasi tahap 2 (23/8/2022), menyebutkan dengan adanya desain di Jalan Mahkamah yang sudah di presentasikan maka perkembangan dan peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat menjadi lebih baik. Tak hanya itu kegiatan ini juga sangat berdampak kepada masyarakat dan memiliki proses yang akan lama, namun dia memaparkan juga agar tetap optimis kedepannya. Kepala kelurahan yang sering di sapa pak syawal juga berpesan agar dibuatkan flyer desain dan 1 ruko yang dijadikan contoh untuk masyarakat lain agar memulai mengembangkan produk dan aktivitas UMKM nya.

Willy Irawan, ST, M.Ec. Dev selaku perwakilan dari pemerintah Kota Medan memberikan apresiasi terhadap ide besar ini. Rencana ini menjadi langkah baik mendukung program Walikota Medan yang ingin membuat kota kolaborasi, sehingga nantinya wisatawan tertarik untuk mengunjungi kawasan Jalan Mahkamah. Pemerintah Kota Medan akan mendukung penuh ide ini agar bisa di implementasikan nantinya apabila disetujui. Dengan adanya usulan desain rencana kawasan Jalan Mahkamah dijadikan sebagai Little Turkey maka dapat menambah daftar tempat kunjungan masyarakat di Kota Medan.
Masyarakat menyambut baik usulan desain penataan kawasan di Jalan Mahkamah.

Harapannya akan ada langkah selanjutnya, agar desain yang sudah dibuat oleh tim pengabdian Departemen Arsitektur USU benar-benar dapat terealisasikan. Sehingga usulan desain ini tidak sampai di kegiatan pengabdian ini saja. (Harianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.