Sudarma Emdi : Salah satu Faktor Pelaku Begal Pada Umumnya Karena Narkoba

Suaramedannews.com, Medan – Maraknya begal di Kota Medan menyebabkan Walikota Medan Bobby Nasution menginstruksikan penegak hukum tembak mati para pelaku begal yang sudah semangkin membuat resah masyarakat Medan.

Hal ini di tulis bobby di salah satu akun media sosial pribadinya, meminta pihak penegak hukum untuk melakukan tembak para pelaku begal.

“Saya harap pihak kepolisian lebih tegas untuk menindak para pelaku di lapangan, walaupun harus ditembak mati,” ujar Bobby tulis Bobby di akun Instagram pribadinya, Jumat (07/07/2023) lalu.

Menanggapi maraknya begal di Kota Medan Sekretaris Partai Gelora Kota Medan Sudarma Emdi menyarankan antara pemerintan, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus duduk bersama untuk mencari solusi atas hal tersebut.

“Saran saya untuk menyelesaikan masalah begal ini kita harus duduk bersama antara pemerintah, pihak berwajib, para ulama tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sebab maraknya begal di Kota Medan ini bisa jadi karena factor lain yang mendasar sehingga mendorong para remaja dan masyarakat untuk melakukan begal bertindak anarkis” kata Sudarma. Saat ditemui di salah satu Caffe di Medan, Jumat,(14/07/2023)

Lanjut, Sekretaris Partai Gelora ini mengatakan pelaku begal bukan karena faktor ekonomi saja, bisa jadi karena Narkoba dan faktor lainnya.

“Peredaran Narkoba di Kota Medan juga menjadi salah satu faktor membuat para begal melakukan tindakan anarkis, hal ini bisa jadi karena Kurangnya pengawasan orang tua, keluarga, masyarakat dan aparat penegak hukum, sehingga remaja atau pun pelaku begal menjadi marak di Medan”

“Kalau kita lihat korban begal itu tidak melihat siapa sasarannya. Yang penting mereka merasa lebih hebat dijalanan agar mendapat pengakuan dari siapapun”

“Untuk itu saya menghimbau kepada semua pihak agar dapat bekerjasama dalam menyelesaikan masalah begal ini. Sangatlah perlu pendidikan karakter dimulai sejak dini”

“Pemahaman jati diri, menghargai diri sendiri, menghargai orang lain, sopan dan santun, beretika, religi, disiplin, taat aturan, taat hukum dan berjiwa Pancasila semua Itu harus kita tanamkan kepada generasi anak bangsa supaya mereka memahami apa arti hidup dan apa arti berkehidupan, bermasyarakar dan berbangsa”

“Penekanan pendidikan dan pembinaan karaker ini ada pada orang tua di lingkungan rumahnya dan sekolah. Khusus di sekolah hendaknya para pendidik menekankan berulang ulang dan selalu menyampaikan itu kepada semua peserta didik agar anak bangsa nantinya benar-benar menjadi manusia yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri, orang lain dan bertanggung jawab kepada masyarakat, bangsa dan negara ”

“Peran Ulama dan Toko agama juga harus menggiring anak bangsa untuk selalu mentaati ajaran dan norma-norma agama nya masing masing”

“Untuk Pihak berwajib dalam hal ini Kepolisian teruslah melakukan tugasnya sesuai dengan aturan dan tupoksinya. lakukan yang terbaik untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Medan”

Sudarma juga menyarankan pemerintah hendaknya mengaktifkan kembali Poskamling di setiap Kecamatan dan Kelurahan atau Desa samoai keingkungan, untuk mengurangi ruang gerak pelaku begal.

“Pemerintah hendaknya membuat satuan tugas ditingkat lingkungan. Kita aktifkan kembali pos keamanan lingkungan, tujuannya untuk mempersempit ruang gerak para pelaku begal”

“Namun pemerintah juga Perlulah menganggarkan untuk satgas keamanan lingkungan ini agar para Tim keamanan lingkungan nantinya dapat bekerja dengan baik dan akhirnya kenyamanan dan kemananan di kota medan dapat kita rasakan” tutup Sudarma Emdi yang juga Bacaleg DPRD Kota Medan dari Partai Gelora dapil 4 tersebut.

(Reporter:Fery Sinaga/Editor:Indra Matondang)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *