Warga Kesal dan Kecewa, Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan Tidak Mampu Tutup Judi Tembak Ikan

Suaramedannews.com, Medan – Warga Kesal dan Kecewa kepada Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan Tidak Mampu Tutup Judi Tembak Ikan, Seperti yang di beritakan tribunsumut.net beberapa waktu lalu, bahwa judi bermodus mesin ketangkasan tembak ikan yang menjamur dikawasan Jl. Rela Jl. Ambai Jl. Tuasan dan hampir Seluruh Kelurahan yang ada di Kecamatan tersebut masih menjamur tanpa ada upaya hukum untuk melakukan penertiban maupun tindakan sesuai hukum yang berlaku. Jum,at (27/ 05)

Warga dan Masyarakat kini semakin bingung dan tidak tau lagi harus bagai mana mengatasi terkait ada nya Judi tersebut, sudah segala upaya yang dilakukan Masyarakat dengan secara baik tanpa melakukan perbuatan anarkis namun toh juga penegak hukum khususnya Polsek Percut Sei Tuan jajaran Polrestabes Medan seakan tidak mengayomi warga dan masyarakat yang sudah mengeluh terkait judi lewat pemberitaan di beberapa Media.

Beberapa kru maupun tim para pihak media sudah melaporkan melalui pemberitaan baik itu kepada pihak Kecamatan(muspika) Pihak Polsek Percut Sei Tuan bahkan Polrestabes Medan, namun semua itu seolah-olah tidak ada apa apanya dan tidak pernah di lakukan tindakan, sementara sama-sama kita ketahui bahwa judi sudah dilarang sesuai pasal Undang undang 303 Pidana, bahkan lokasi perjudian tersebut diduga menjadi bebasnya untuk transaksi para pengguna narkoba.

Namun nyatanya warga Masyarakat Kecamatan Medan Tembung merasa tidak ada hukum judi, pasalnya para pengelola Judi bermerek LOHAN yang berinisial A.W. dan T.O itu bisa untuk menjalankan aksi bisnis haramnya, sehingga warga menganggap bahwa hukum Polsek Percut Sei Tuan Jajaran Polrestabes Medan Lemah, dan diduga kuat sudah terima upeti dari pihak pengelola mesin ketangkasan judi ikan ikan yang bermerek LOHAN.

Menangapi perjudian yang ada di beberapa Kelurahan di Kecamatan Medan Tembung, salah satu Ormas dan LSM Juga Anggota DPRD, yang tidak mau di publikasikan nama juga kedudukan nya angkat bicara, Judi memang meresahkan Masyarakat dan menjadi penyakit Masyarakat seharusnya ini salah satu yang harus dilakukan ketegasan dari pihak Ke Polisian.

“Kami sebagai Warga Negara Indonesia yang siap menerima aspirasi Masyarakat, melalui Media Online maupun Media Cetak dan Elektronik, kami meminta kepada Bpk Kapolda Sumut. Irjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak. M.SI bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Valentino Alfa Tatareda, untuk turun tangan menertibkan judi dan para pengelola di beri efek jera agar bisa jadi contoh di daerah (wilayah) yang lainya sebagai mana yang di harapkan Masyarakat khususnya di Kecamatan Medan Tembung, “kata nya dihadapan awak media di Masjid Nurul Muslim di Jl Tuasan.

Para Pemuka Masyarakat dan tokoh agama juga sependapat apa yang dikatakan Wakil Rakyat dan Organisasi maupun LSM, Saat berada di Masjid Ar. Rahman yang ada di Jl Durung usai melaksanakan ibadah salat Jum,at. 27-05-2022.

“Kalau tidak Pak Kapolda yang bertidak (turun tangan) Judi yang ada di Kelurahan Medan Tembung tetap ada bahkan bertambah banyak, sebab Polsek Percut Sei Tuan dan Polrestabes kami anggap tidak ada bertindak untuk menangani terkait Judi, jadi saat ini sekali lagi kami mewakili Masyarakat untuk meminta kepada Bpk Kapolda Sumatera Utara agar menindak lanjuti keluhan Masyarakat terkait Judi, “papar Tokoh masyarakat, Badan Kenajiran Masjid (BKM) kepada kru awak media.

Dari hasil pantauan sejauh ini bahwa dikawasan yang padat penduduk dan rumah ibadah jelas terlihat dan gampang di temui yang namanya judi mesin ketangkasan tembak ikan di Kecamatan Medan Tembung Percut Sei Tuan Kota Medan.

(Penulis:Anto/Editor:Supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *