Ribuan Masa HMI, IMM, FUI Dan Elemen Ummat Islam Se-Sumatra Utara Akan Melakukan Unjuk Hari ini”Terkait Penistaan Agama Oleh AHOK”

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Sumatra Utara (Sumut) juga akan melakukan Unjuk rasa besar-besaran terkait dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting memberikan informasi terkait rincian jumlah massa aksi dan pengamanan yang dilakukan polisi di lokasi unjuk rasa.

“Aksi ini sendiri akan dilakukan usai Salat Jumat sekira pukul 14.00 WIB. Sedikitnya ada 1.000 massa (orang) yang akan turun di Mapolda Sumut (Kota Medan) dalam aksi terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Elemen masyarakat yang menamakan Elemen Ummat Islam se-Sumatera Utara, pada 4 November 2016,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, dalam keterangan persnya, Kamis (3/11/2016) Lalu.

Menurutnya, massa berasal dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebanyak 50 orang, Forum Ummat Islam (FUI) Medan sebanyak 300 orang, Hidayatullah sebanyak 100 orang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebanyak 100 orang, Pemuda Muhammadiyah sebanyak 100 orang.

Lalu, Alwasliyah Sumut sebanyak 100 orang, Peta Sumut sebanyak 50 orang dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumut sebanyak 30 orang. Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) sebanyak 100 orang, Muhammadiyah Deliserdang sebanyak 50 orang

Dalam waktu yang bersamaan, unjuk rasa serupa juga akan berlangsung di Mapolres Asahan, Kabupaten Asahan, Sumut.

“Forum Umat Islam Bersatu akan melakukan aksi dengan melakukan Long March dengan jumlah massa diperkirakan 1.000 orang, dengan rute dari Masjid Raya, Jalan Imam Bonjol Kisaran-Tugu Perjuangan, Jalan Cokro-Jalan Ahmad Rivai-Jalan SM Raja-Masjid Raya, Jalan Imam Bonjol, Kisaran,” terangnya.

 

Baca Juga : Apel Gabungan Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Unjuk Rasa Dipimpin Kapolda Sumut Pagi Ini

 

Aksi yang sama juga akan berlangsung di Mapolres Tebingtinggi dan Polres Padangsidimpuan. Di Polres Tebingtinggi, sebut Rina, unjukrasa akan berlangsung sejak jam 13.00 WIB, yang dilakukan sedikitnya 100 massa dari Elemen Umat Islam.

Sedangkan di Mapolres Padangsidimpuan, lanjut Rina, massa yang akan turun sebanyak 200 orang. “Tuntutan massa baik di Polda Sumut maupun di Polres-Polres sama, meminta agar kasus dugaan penistaan agama segera diproses,” tambahnya.

Menghadapi unjuk rasa tersebut, Polda Sumut akan menurunkan 10 ribu personel.

 

Baca Juga : HMI SUMUT KERAHKAN SELURUH POTENSI MASSA DALAM AKSI 4 NOVEMBER

 

“Untuk pengamanannya melibatkan 9.886 personel. Sedangkan untuk Medan saja, sebanyak 850 personel ditambah 1 Kompi. Lokasi-lokasi pengamanan unjukrasa, di Lapangan Merdeka Medan, Masjid Agung Medan, Kantor Gubernur Sumut dan di Gedung DPRD Sumut. Para pengunjuk rasa rencananya akan melalui rute Masjid Agung di Jalan Diponegoro-Jalan Pengadilan-Jalan Raden Saleh-Jalan Stasiun Kereta Api-Jalan MT Haryono-Jalan Cirebon-Jalan SM Raja dan finish Mapolda Sumut,” terang Kombes Rina.

Dalam pengamanan aksi itu juga, sambungnya, Polres se-jajaran Polda Sumut yang mem-back up akan melakukan pengawalan dan pengamanan terbuka dan tertutup mulai dari titik kumpul, rute-rute yang dilalui, lokasi dan sasaran unjuk rasa.

Jumlah massa yang ikut serta dalam aksi 4 November mendatang bisa meningkat lantaran banyak warga Sumut yang ikut aksi demo, namun tidak tergabung dalam organisasi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *