Di Inisiasi Pemerhati Disabilitas Sumut Sutrisno Pangaribuan dan Para Pengurus PPDI,GERKATIN, YPPS Sumut Audensi di BPPD Sumut

Di Inisiasi Pemerhati Disabilitas Sumut Sutrisno Pangaribuan dan Para Pengurus PPDI,GERKATIN, YPPS Sumut Audensi di BPPD Sumut

Suaramedannews .com Medan – Sumut Kamis (3/6/2021) dinisiasi oleh Mantan Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Kota Medan yang juga pemerhati kaum Disabilitas Sumut Sutrisno Pangaribuan bersama Persatuan Penyandang Disabilitas (PPDI), Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN), dan Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera (YPPS) melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara di Jalan medan Binjai km 10,3 no 8.Pada kesempatan tersebut Komunitas penyandang disibalitas di Medan meminta agar pemerintah menegaskan bahwa prioritas penyelamatan bencana harus diberikan kepada bayi, ibu hamil, disabilitas, dan lansia.

Audisensi dan silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh Ketua PPDI Sumut Muhammad Yusuf,Marlina Sihombing selaku Sekretaris PPDI Sumut,Ketua DPC Gerkatin Medan Fitra Rachman Kurniawan,Wakil Ketua DPC Pergatin Medan Linda Pandiangan dan langsung diterima oleh Gelora Sinulingga selaku Kabid PK BPPD Sumut yang mewakili Kepala BPPD Sumut serta ketua Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera (YPPS) Uba Pasaribu.Pemerhati disabilitas, Sutrisno Pangaribuan, mengatakan banyak gedung telah menyediakan akses evakuasi dan telah disosialisasikan peraturan tentang kebencanaan yang memprioritaskan kelompok-kelompok rentan dalam penanganan bencana.”Namun dalam kondisi darurat, semuanya menjadi prioritas, ” katanya.Secara khusus, ia menyinggung tentang perlunya simulasi penanggulangan bencana berbasis tuna rungu.”Mereka tidak bisa berbicara dan mendengar. Sehingga ketika terjadi bencana, harus ada peringatan yang dapat ditangkap oleh mereka,” katanya.”Mereka (penyandang tuna rungu) belum tentu tahu untuk segera lari karena mereka tidak tahu bagaimana peringatan bencana, ” ujarnya.

Karena itu, komunitas penyandang disablitas di Medan meminta kepada pemerintah agar penanggulangan bencana harus mengakomodasi kepentingan disabilitas. Ini artinya fasilitas, perlengkapan, peralatan penanggulangan bencana harus mengakomodasi disabilitas.Selain itu, mereka juga menuntut agar dilakukan pemetaan wilayah rawan bencana sehingga disabilitas memiliki peta lokasi untuk tinggal dan beraktivitas.Seluruh rangkaian penanggulangan bencana harus melibatkan disabilitas agar seluruh aktivitas penanggulangan bencana dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat yang mengalami bencana.imbuhnya,

“Pada kesempatan tersebut Kabid PK BPPD Sumut Gelora Sinulingga merasa sangat berterima kasih dan sangat terharu atas kedatangan para pengurus PPDI Sumut dan Gerkatin Kota Medan dan YPPS pimpinan Uba Pasaribu dan berharap pertemuan dan jalinan silaturahmi dapat berkelanjutan dimana semua ide ide dan saran saran dari para pengurus PPDI Sumut,Gerkatin dan YPPS akan segera ditindaklanjuti di tingkatan Pemprovsu agar segera dibuat sarana dan prasarana yang memadai dan ramah bagi kaum disabilitas kedepanya bagi semua tingkatan 45 OPD dan disemua tempat publik.Pada kesempatan tersebut pemerhati Disabilitas yang juga merupakan mantan anggota DPRD Sumut periode 2015-2019 dari Fraksi PDI Perjuangan Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan sangat berterima kasih atas sambutan baik dari BPPD Sumut dan berharap semua ide ide dan saran saran dari para pengurus dapat segera direalisasikan demi terwujudnya Sumut yang peduli dan ramah terhadap kaum disabilitas. Audisensi dan silaturahmi tersebut berlangsung cukup hangat dan diakhiri dengan pembagian masker bagi seluruh peserta undangan dan sesi foto bersama”,Ucapnya.(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *