Direktur RSUD Drs H Amri Tambunan Bantah Tolak Pasien Bayi Prematur

Suaramedannews.com, Deli Serdang – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs H Amri Tambunan Jalan MH Thamrin No 126 Lubuk Pakam membantah telah menolak pasien bayi prematur yang meninggal dunia jam 08.00 WIB di rumahnya, Dusun Bakti 2 Jalan Kenanga Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam, Selasa (12/02/2022)

Direktur RSUD Drs H Amri Tambunan dr Hanip Fahri, MM, M.Ked(KJ), Sp.KJ

Direktur RSUD Amri Tambunan dr. Hanip Fahri MM, M.Ked(KJ), Sp.KJ mengklarifikasi tudingan bahwa RSUD telah menolak pasien bayi prematur tersebut, Selasa, (12/04/2022)

dr Hanip mengatakan kondisi pasien bayi prematur saat datang ke RSUD terindikasi membutuhkan alat ventilator CPAP, sementara ventilator CPAP yang ada di RSUD ada 8 unit dan terpakai semua. “Kan tidak mungkin pasien yang ada di dalam ruangan yang menggunakan ventilator kami keluarkan dan memasukkan pasien baru masuk yang juga membutuhkan alat ventilator tersebut.

Lanjut, dr Hanip saat dokter dan perawat berdiskusi dengan keluarga pasien, datanglah orang yang juga keluarga pasien yang mungkin paham dengan nada marah mengatakan kita pindahkan saja ke RS GrandMed, lalu dibawalah pasien tersebut Tanpa konfirmasi lagi dengan petugas kita.

Dari situlah lalu keluarga pasien, sambungnya, mengumpulkan awak media dan akhirnya jadi berita yang beredar saat ini.

Beliau juga mengakui ada kesalahan pada petugas yang bertugas karena tidak bisa menahan keluarga pasien agar pihak RSUD bisa membantu mencarikan RS yang bisa menerima pasien bayi prematur tersebut.

Sebelumnya, diketahui pasangan suami istri Rozi (28) dan Intan (26) harus merelakan kepergian bayi mereka yang diduga sempat ditolak pihak RSUD. Dari informasi yang beredar, bayi yang lahir dalam kondisi prematur tersebut, kabarnya sempat ditolak RSUD Drs H Amri Tambunan Lubuk Pakam, Minggu (10/04/2022).

(Penulis: Amri Harahap / Editor: Indra Matondang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.